Laporan : Ati Modjo (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
JAKARTA [KP] – Bupati Boalemo, Darwis Moridu menghadiri Rapat Pembahasan Pengelolaan Risiko Banjir Provinsi Gorontalo yang berlangsung di kantor Kementrian Bapennas RI di Jakarta, Senin (24/08/2020) bersama para kepala daerah se provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Bappenas RI, Suharso Monoarfa juga dihadiri oleh Kementiran terkait seperti Pertanian dan lembaga terkait seperti Deputi Klimatologi BMKG, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Dirjen Sumber Daya Air Kementrian PUPR, Deputi Bidang Pembangunan Regional, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana.
Bupati Boalemo, Darwis Moridu, usai Rapat Pembahasan Pengelolaan Risiko Banjir Provinsi Gorontalo kepada kabarpublik.id mengatakan jika dirinya sangat berterima kasih atas pertemuan ini. Darwis mengatakan jika daerahnya juga sering dilanda banjir. Untuk itu berbagai harapan diungkapkan pada peetemuan tersebut.
- Tindaklanjuti Nota Kesepahaman Program ILASP, Menteri Nusron Ajak K/L Lakukan Kontrol dan Monitoring Program
- Bersama Pangdam XIII/Merdeka, Pj Wali Kota Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 74 Kota Tengah
- Sekertaris DPD KNPI Kota Ternate : Keputusan Rapat Pleno DPP, Ternate Dijadikan Tuan rumah Kongres Ke XVI KNPI

“Daerah kami setiap tahun terus diterjang banjir. Dan tentunya ini sangat merugikan masyarakat,” ungkap Bupati Boalemo kepada kabarpublik.id.
Untuk itu, dirinya bersama dengan seluruh kepala daerah di provinsi Gorontalo telah memasukan segala kebutuhan di daerah terkait dengan penanganan banjir di Boalemo.
“Kami sudah memasukan proposal ke Menteri PUPR RI terkait kebutuhan penanganan resiko banjir di Boalemo. Dengan kehadiran dalam rapat bersama Menteri Bappenas ini akan memberikan penguatan terhadap perencanaan penanggulangan banjir di Boalemo, karena ada beberapa daerah yang rawan banjir di Boalemo,” ungkap Bupati Boalemo, Darwis Moridu diakhir pernyataanya kepada media ini.#[KP]








