Laporan : Yadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disprindag Kota Ternate Muhlis S. Djumadil mengungkapkan, program yang diprioritaskan tahun ini adalah rehabilitasi pasar yang beberapa tahun ini belum tersentuh atau diperbaiki.
“Seperti pasar Higienis yang atapnya sudah bolong, serta menata para pedagang akibat dampak dari relokasi kemarin dibelakang Jatiland Maal. Mereka ini akan ditempatkan di BP3,” ucapnya di kantornya, Selasa (10/01/2023).
Pasar Bahari Berkesan atau BP3 yang kurang lebih 3 atau 4 tahun tidak dimanfaatkan ini ia bilang, akan dimanfaatkan secara maksimal oleh kurang lebih 50 pedagang. Jadi penataan untuk pedagang sudah mulai jalan.
Selanjutnya, bukan hanya itu, tapi juga menata seluruh pemanfaatan areal parkiran bagi pembeli yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat agar cepat mengakses ke penjual.
“Pasar Bastiong lantai II juga akan ditata, karena dilihat pemanfaatannya belum disentuh, agar ada pedagang yang mau berjualan. Gamalama Plaza Modern juga akan dilelang,” ungkapnya.
Mantan Sekretaris Disprindag itu menyatakan, Insha Allah di tahun 2023 ini bisa secepatnya dilakukan pelelangan, supaya sudah bisa dimanfaatkan. Ia berharap, mudah – mudahan sudah ada orang yang berminat untuk mengelola.
Selain itu, pusat wisata kuliner di kawasan tapak II Makassar Timur yang hampir selesai itu, juga nanti dimanfaatkan. Ini nanti diatur. Ditambahkan, pihaknya juga akan menyediakan gerobak sampah kurang lebih sebanyak 11 unit.
“Gerobak sampah ini akan ditempatkan di pasar Higienis dan pasar Bastiong, khusus pedagang, sehingga mereka membuang sampah ditempat tersebut. Tidak perlu lagi membuang sampah di jalan, agar pasar terlihat bersih,” pungkasnya. #[KP]





