Sebelumnya pada Senin, para pelajar sekolah menengah atas di Prancis kembali memblokade sejumlah sekolah menengah (lycee) di berbagai kota, termasuk Paris, Marseille, dan Lyon.
“Apakah pemerintah tidak mau mendengarkan kami? Pada 3 November, kami menetapkan hari berkabung di universitas: mari hadiri rapat umum mahasiswa dan blokade kampus masing-masing. Pada 5 November, mari turun ke jalan secara massal!” tulis organisasi tersebut melalui platform X.
Aksi protes di Prancis dimulai pada pertengahan September, ketika para pelajar sekolah menengah atas turun ke jalan di kawasan pinggiran Paris untuk menuntut perbaikan kondisi sekolah.
Aksi tersebut kemudian diikuti oleh kelompok masyarakat yang tidak puas dengan kenaikan harga di negara itu, sehingga demonstrasi meluas ke berbagai wilayah lainnya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA (ant)







