Breaking News
Live Update Berita Terkini

Renta Uli Panggabean Kenalkan Indonesia di Meksiko Lewat Kuliner Nusantara

Senin, 15 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Papan nama restoran masakan Indonesia Enak, Cuauhtamoc, Mexico City, Meksiko, Sabtu (13/6/2026).
Dengarkan dgn suara Siap
18.6K pembaca

MEXICO (kabarpublik.id) – Mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional tidak selalu dilakukan melalui diplomasi politik atau prestasi olahraga. Kuliner tradisional juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

Hal itulah yang dilakukan Renta Uli Panggabean, warga negara Indonesia yang menetap di Mexico City, Meksiko. Melalui Restoran Enak yang didirikannya tiga tahun lalu di kawasan Cuauhtémoc, ia memperkenalkan beragam hidangan khas Nusantara kepada masyarakat internasional.

Kehadiran restoran tersebut semakin menarik perhatian selama gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Meksiko. Ribuan wisatawan dari berbagai negara memadati Mexico City dan banyak di antaranya mencari alternatif kuliner selain makanan lokal.

“Kebanyakan wisatawan asing yang datang ke Restoran Enak sudah berada di Meksiko selama beberapa hari. Mereka ingin mencoba cita rasa yang berbeda,” ujar Uli.

Menurutnya, banyak pengunjung menemukan Restoran Enak melalui pencarian internet ketika mencari makanan Asia di Mexico City. Ulasan positif dari influencer dan media lokal turut membantu meningkatkan popularitas restoran tersebut.

Lebih dari 90 persen pelanggan Restoran Enak berasal dari luar Indonesia. Mereka datang dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, berbagai negara Eropa, hingga warga Meksiko sendiri.

Sebagian pengunjung memang pernah berkunjung ke Indonesia atau mencicipi makanan Indonesia di negara lain. Namun tidak sedikit yang baru pertama kali mengenal Indonesia melalui hidangan yang disajikan di restoran tersebut.

“Banyak yang tertarik mengunjungi Indonesia setelah mencoba makanan kami,” kata Uli.

Tak jarang, Uli juga membantu menyusun rekomendasi perjalanan bagi pelanggan yang berencana berwisata ke Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan telah merealisasikan kunjungan tersebut dengan bantuan jaringan agen perjalanan yang dikenalnya di Tanah Air.

Bagi Uli, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat berkontribusi mempromosikan Indonesia sekaligus mendukung sektor pariwisata nasional.

Perjuangan Membangun Restoran Indonesia di Meksiko

Kesuksesan Restoran Enak tidak diraih secara instan. Uli mengungkapkan bahwa perjalanan membangun usaha kuliner Indonesia di Meksiko penuh tantangan.

Ia memulai bisnis tersebut sekitar sembilan tahun lalu dengan menerima pesanan makanan dari rumah. Setelah pandemi COVID-19, permintaan semakin meningkat, terutama dari komunitas Asia yang berada di lingkungan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Meksiko.

Setelah menjadi pelanggan tetap selama beberapa tahun, mereka mendorong Uli untuk membuka restoran permanen.

Namun, mewujudkan impian tersebut bukan perkara mudah. Uli membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk menemukan lokasi yang tepat.

“Lokasi Restoran Enak saat ini adalah tempat ke-11 yang kami ajukan,” ungkapnya.

Banyak pemilik properti menolak karena belum mengenal masakan Indonesia dan meragukan prospeknya. Mereka lebih familiar dengan kuliner Thailand, China, atau Korea.

Beruntung, pemilik lokasi yang akhirnya dipilih bersedia memberikan kesempatan. Bahkan setelah mengenal kuliner Indonesia, pemilik tempat tersebut menjadi semakin tertarik mempelajari Indonesia dan budaya Asia.

Selain persoalan lokasi, tantangan lain adalah ketersediaan bahan baku. Beberapa produk khas Indonesia seperti kerupuk dan kecap cukup sulit diperoleh di Meksiko.

“Beberapa bahan bahkan lebih mudah didapat dari Amerika Serikat dibandingkan langsung dari Indonesia,” ujar Uli.

Seiring waktu, jaringan pemasok yang dibangunnya semakin luas. Kini sejumlah pemasok bahkan datang menawarkan kerja sama secara langsung.

Harapan untuk WNI Pelaku Usaha

Uli berharap pemerintah Indonesia dapat memberikan pendampingan yang lebih kuat bagi warga negara Indonesia yang ingin berwirausaha di Meksiko. Menurutnya, dukungan tersebut dapat membantu pelaku usaha mengatasi berbagai kendala, mulai dari pencarian lokasi usaha hingga pasokan bahan baku.

Ia juga berpesan kepada WNI yang ingin membangun usaha di luar negeri agar tetap konsisten, memperluas jaringan, dan terus belajar menghadapi tantangan.

“Berbisnis di negeri orang membutuhkan ketekunan, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.

Bagi Uli, seluruh tantangan yang dihadapi tidak sebanding dengan kebanggaannya memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia melalui cita rasa kuliner Nusantara.

No More Posts Available.

No more pages to load.