Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO [KP] – Kebijakan pemerintah terhadap penerapan PSBB yang sudah sampai tahap tiga ternyata menarik perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolmong Timur Sulawesi Utara (sulut).
Ketua DPRD Bolmong Timur, Puad Salim Landjar, SH kepada awak media kabarpublik.id mengaku tertarik terhadap strategi pemerintah daerah provinsi Gorontalo dalam menerapkan PSBB yang saat ini sudah berakhir sampai pada tahap tiga sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid 19 di seluruh kabupaten/kota di provinsi Gorontalo.
Lebih lanjut Ketua DPRD Puad Salim Nandjar juga menyampaikan bahwa dengan adanya pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak sempat melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan jumlah pasien yang terjangkit covid 19 semakin bertambah, sehingga dirinya membenarkan bahwa satu satunya solusi untuk melakukan pencegahan Covid 19 di Sulawesi Utara khususnya Bolmong Timur adalah hanya dengan melakukan penerapan PSBB.
“Sulawesi Utara dari lockdown kemudian new normal, justru yang terkena dampak Covid 19 bertambah dan PSBB ini akan kami terapkan di Bolmut, dan saya sangat membenarkan bahwa solusi untuk mencegah Covid 19 hanya dengan melakukan PSBB,”ungkap Puad Salim Lanjar, SH.
Senada dengan itu, Kasubag fasilitasi pengawasan Sekretariat DPRD Kabupaten Boltim, Dani Modeong menyampaikan bahwa tujuan dari pada study comfaratif DPRD Boltim Sulawesi Utara semata mata ingin mengetahui lebih luas strategi penerapan PSBB untuk diterapkan di kabupaten Boltim, sementara dalam waktu dekat, anggota DPRD Boltim akan alkukan agenda reses.
“Bolaang Mongondow Timur belum melaksanakan PSBB, sementara kedepan anggota DPRD Boltim akan melaksanakan reses, padahal PSBB di provinsi Gorontalo tahap tiga pun sudah berakhir ,”ungkap Kasubag Fasilitasi Pengawasan DPRD, Dani Modeong.#[KP]





