Prabowo Matangkan Strategi Negosiasi Dagang RI–AS Jelang Penandatanganan ART

Senin, 16 Feb 2026
Pemerintah Matangkan Agenda Strategis Ekonomi Jelang Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. (Sumber: setkab.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
25K pembaca

BOGOR (kabarpublik.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Minggu (15/02). Pertemuan ini digelar menjelang kunjungan Presiden ke Amerika Serikat untuk memfinalisasi strategi negosiasi ekonomi Indonesia–AS.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan Presiden dijadwalkan bertolak ke AS pada 19 Februari 2026. Di sekitar tanggal tersebut, akan dilakukan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Selain agenda penandatanganan ART, kunjungan ini juga diisi pertemuan bisnis dan investasi antara pelaku usaha kedua negara. Pemerintah menargetkan kerja sama tersebut mampu memperluas akses pasar, memperkuat industri nasional, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Dalam rapat, Presiden menegaskan setiap perundingan harus menguntungkan kepentingan nasional, memperkuat produktivitas domestik, dan mendorong penciptaan lapangan kerja. Kesepakatan dagang diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi berdampak langsung pada nilai tambah industri dan kesejahteraan masyarakat.

Secara substansi, negosiasi tarif telah rampung dan proses harmonisasi bahasa hukum selesai. Dalam skema ART, Indonesia berkomitmen membebaskan bea masuk untuk sebagian besar produk asal AS.

Sebaliknya, Amerika Serikat menurunkan tarif resiprokal produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan pengecualian tarif untuk komoditas unggulan seperti CPO, kopi, dan kakao.

Selain agenda perdagangan, Presiden juga dijadwalkan menghadiri KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari 2026 sebagai bagian dari penguatan diplomasi global Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah lebih dulu bertolak ke AS guna mempersiapkan rangkaian agenda tersebut. Turut hadir dalam rapat di Hambalang antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Pemerintah optimistis kesepakatan ART akan membawa manfaat konkret bagi perekonomian nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.

No More Posts Available.

No more pages to load.