“PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyampaikan bahwa gangguan suplai listrik dari Gardu Induk Gandul ke arah Cirendeu yang terjadi pada pukul 04.59 WIB telah berhasil dipulihkan,” ujar Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Haris Andika di Jakarta, Senin.
Menurut dia, Tim PLN memastikan keamanan teknis dan mulai melakukan pemulihan awal pada pukul 05.14 WIB. “Secara bertahap, pasokan listrik kepada seluruh pelanggan kembali normal pada pukul 07.00 WIB,” katanya.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.
Apabila masih mengalami kendala pada layanan kelistrikan, pelanggan dapat menyampaikan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Sebagai informasi, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik di Jawa, dan pihaknya memperkuat sistem kelistrikan agar kejadian itu tidak terjadi kembali.
Darmawan mengatakan bahwa PLN akan menjaga dan mengantisipasi pemadaman listrik di Pulau Jawa melalui program penguatan keandalan sistem yang telah direncanakan sesuai dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Menurut dia, penjagaan sistem kelistrikan melalui penambahan pasokan batubara dengan kalori menengah sampai tinggi, yaitu 4.500 kalori ke atas yang dialokasikan khusus untuk PLN dari Kementerian ESDM sebesar 1,8 juta ton “on top” dari “existing supply” untuk bulan Juli.
Darmawan menambahkan dengan adanya penambahan pasokan listrik, membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi.
Selain itu lanjut dia, pada tahun 2027 ada penambahan 4,6 GW pasokan listrik. Dengan adanya penambahan tersebut membuat sistem di Jawa ini, yang tadinya mengalami pemadaman bergilir, sistemnya akan langsung meningkat menjadi jauh lebih andal. (ant)





