JAKARTA (kabarpublik.id) – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan kapal MT Balongan memiliki peran strategis dalam memperkuat distribusi energi nasional, khususnya untuk wilayah Ampenan dan Bima di Nusa Tenggara Barat, Camplong di Jawa Timur, serta Benoa di Bali.
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, mengatakan MT Balongan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan logistik cukup kompleks.
“MT Balongan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional, khususnya untuk wilayah kepulauan dan daerah dengan tantangan logistik yang tidak sederhana,” ujar Arif dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Kapal tersebut memiliki kapasitas angkut hingga 6.736 DWT dengan volume penyaluran mencapai 26.000 kiloliter (KL) per bulan. Distribusi energi dilakukan melalui proses pemuatan dari Terminal Transit Manggis dan Tanjung Wangi.
MT Balongan dinilai menjadi salah satu armada strategis Pertamina dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri di berbagai daerah. Konsistensi distribusi tersebut turut membantu menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah kondisi geografis Indonesia yang beragam.
Arif menambahkan, operasional armada ini juga mendukung efisiensi logistik dan mempercepat distribusi energi, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan cuaca laut dan keterbatasan infrastruktur.
“Konsistensi operasional armada ini mendukung agar pasokan energi tetap tersedia secara andal dan tepat waktu bagi masyarakat maupun sektor industri di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.
Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus mengoptimalkan armada distribusi energi guna menjaga ketersediaan energi yang merata, andal, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.





