News Update
Live Update Berita Terkini

MENINGGALNYA BAYI DI RSUD POLMAN, LSM MANDAT : KARENA TIM MEDIS TAKUT CORONA

Sabtu, 4 Jul 2020
Editor:
Pengurus LSM di Polman angkat bicara
Dengarkan dgn suara Siap
7.8K pembaca

Laporan : Achmad Husmi (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

POLEWALI MANDAR [KP] – Meninggalnya Bayi dari seorang ibu berinisial A warga  dusun Lamasariang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polman di RSUD Kabupaten Polman diduga terpapar Covid 19.

Muhammad  Patman yang juga Ketua LSM Mandat menanggapi peristiwa yang sangat menyedihkan ini  merupakan tanggung jawab RSUD Polman yang dinilai lambat dalam menangani pasien, dan tidak sigap dalam Penanganan Pasien Covid 19.  Kami menilai para medis takut Corona, jadi berimbas pada kesigapan penanganan terhadap pasien Covid-19.

Kami selaku lembaga pengawasan (NGO) akan membangun komunikasi dengan DPRD Polman agar peristiwa ini untuk diketahui ujungnya seperti apa, jangan seperti angin berlalu.  Dan kami berharap kejadian yang memilukan ini agar tidak terulang lagi di RSUD Polman.

The right man on the right place and the right man on the right job wajib dilakukan dengan penempatan orang-orang yang tepat pada tempat dan untuk jabatan yang tepat pula. 

“Harusnya Bupati menempatkan bidang sesuai keahliannya masing-masing, artinya karena  dugaan keterlambatan medis akhirnya ada korban jiwa,” ungkap Sukur. 

Sukur menambahkan poin tuntutan adek mahasiswa saat aksi demo di depan kantor Bupati Polman dimana mereka meminta agar Direktur  RSUD Kabupaten Polman untuk mengundurkan.

“Tuntutan itu sangat tepat dan saya pun sangat setuju akan tuntutan adik mahasiswa. Dalam aksi demo yang dilakukan pada Kamis, 2 Juli 2020, harus juga sesuai mekanisme yang benar jangan mengambil keputusan sepihak.Minkulli syain shabab, segala sesuatu ada sebabnya kematian itu sudah ditentukan oleh Allah tapi seandainya cepat penanganannya mungkin  belum ajalnya,” ungkap Sukur .

Ditempat berpisah saat di temui oleh wartawan kabarpublik.id , Andi Rasyid selaku Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Polman mengatakan jika terjadi mis komunikasi antara dokter dan  pengelolah RSUD tidak terjalin bagus, hingga mengakibatkan penanganan pasien Covid-19 ini bayinya meninggal dunia.

“Harusnya anggaran di RSUD yang besar, sebanding dengan kinerja dan pelayanan di RSUD Kabupaten Polman. Kita berharap kedepan pemerirntah Daerah Kabupaten Polman lebih mengedepankan pelayanan yang maksimal di RSUD kabupaten Polman,” tutup Andi Rasyid.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.