Laporan : Rifaldy Polamolo / Editor : YR
GORONTALO [Kabarpublik.id] – Masyarakat Kabupaten Gorontalo menggelar doa tolak bala dengan harapan pandemi segera berakhir. Pelaksanaan doa tolak bala ini digelar di empat masjid yang ada di Kabupaten Gorontalo.
Empat masjid tersebut terletak di empat sudut negeri Kabupaten Gorontalo, yakni bagian utara berada di masjid di Kelurahan Bionga, bagian selatan di Kelurahan Kayubulan, bagian timur di Kelurahan Hutuo, dan bagian barat di Kelurahan Tenilo.
Pemilihan empat masjid tersebut sebagai pusat pelaksanaan doa tolak bala bukan tanpa alasan. Dimana empat masjid tersebut merupakan masjid jami atau masjid adat yang ada disetiap tempat di Kabupaten Gorontalo.
Bate Lo Limutu To Boungo, Darisman Katili mengatakan, doa tolak bala ini merupakan adat Gorontalo yang dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar setiap bencana yang terjadi seger berakhir. Untuk tahun ini, masyarakat Kabupaten Gorontalo berdoa agar pandemi covid-19 segera berakhir.
“Doa tolak bala ini dilakukan agar setiap bencana yang terjadi segera berakhir. Untuk kali ini, kita berdoa agar pandemi covid-19 segera berakhir.” Jelasnya.
“Doa tolak bala ini sepanjang sejarah Gorontalo, baru dua kali dilakukan, dulu juga dilakukan karena ada bencana yang terjadi, dan sekarang kita lakukan lagi.” Sambungnya.
Dalam pelaksanaan doa tolak bala ini, diawali dengan pelaksanaan salat magrib berjamaah kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Suray Yasin, Surat Ar-Rahman dan Al-Waqiah.
“Dalam pelaksanaan doa tolak bala ini kita membaca surat Yasin, Ar-Rahman dan Al-Waqiah” tandasnya. #[KP].







