oleh

Master Plan Istano Basa Pagaruyung : Solusi Menciptakan Destinasi Berkualitas untuk DTWU Sumbar

Laporan : Jhen / Editor : YR

PADANG[kabarpublik.id] – Senin (24/1/22), bertempat di ruang rapat Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Dispar Sumbar), digelar pertemuan “Review Master Plan Istano Basa Pagaruyung” antara Dispar Sumbar dengan Pemkab Tanah Datar (Kadis Parpora, Dinas PU, Dinas Pendidikan, dan Bappeda), serta Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Kadispar Sumbar, Novrial, dalam arahannya menyampaikan bahwasanya program ini merupakan tindak lanjut dukungan Program Unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, yaitu mewujudkan 19 Daya Tarik Wisata Unggulan berkelas Nasional serta 1 Daya Tarik Wisata Kelas Internasional, sehingga mampu mendorongnya peningkatan pendapatan asli daerah dan ekonomi yang terasa langsung manfaatnya untuk masyarakat.

Kegiatan review Master Plan ini juga menyesuaikan dengan Perda No. 14 tahun 2019 tentang Rencana Induk Pengembangan dan Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumbar yang menetapkan Istano Basa Pagaruyung menjadi kawasan Minangkabau tempo dulu (Ancient Minangkabau). “Jadi, apapun yang direncanakan dan dikembang di sini seharusnya tidak lepas dari konsep budaya Minangkabau”.

Sedangkan Kadis Parpora Kab. Tanah Datar, Abdul Hakim, mengucapkan terima kasih atas nama Bupati kepada Gubernur dan Wakili Gubernur Sumbar melalui Kadispar Sumbar yang telah merencanakan kegiatan ini. Review Master Plan ini sangat diperlukan oleh Pemkab Tanah Datar karena dengan luas lahan lebih kurang 12,4 Ha, perlu dukungan perencanaaan yang matang/adaptif dengan situasi dan kondisi kekinian, guna mengembangkan Istano Basa Pagaruyung sebagai miniatur Minangkabau untuk Sumbar dan Nasional tentunya. Apalagi Master Plan yang lama tidak akomodatif lagi untuk pengembangan kedepannya.

Pada kesempatan yang sama Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Sumbar, Doni Hendra, menyampaikan pertemuan ini juga untuk menampung saran dan masukan yang konstruktif dari OPD terundang sebagai penyempurnaan dari draft yang disampaikan. Kedepan akan dilanjutkan dengan tinjauan lapangan untuk melihat secara langsung kawasan dan zona inti serta zona pendukung dari kawasan Istano Basa Pagaruyung ini, pungkasnya. #KP

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar