JAKARTA (kabarpublik.id) – Pemerintah memastikan kesiapan layanan telekomunikasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menghadapi lonjakan penumpang pada arus balik libur akhir tahun yang diperkirakan terjadi pada 3–4 Januari 2026.
Ketersediaan jaringan yang andal dinilai krusial bagi penumpang pesawat yang membutuhkan akses informasi penerbangan, komunikasi, hingga transaksi digital selama perjalanan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria melakukan peninjauan langsung ke Posko Monitoring Telekomunikasi di Bandara Soekarno-Hatta guna memastikan kualitas layanan tetap optimal di tengah potensi kepadatan lalu lintas udara.
“Arus balik diperkirakan meningkat pada 3 dan 4 Januari, termasuk di jalur udara. Karena itu kami mengecek langsung kesiapan jaringan telekomunikasi di bandara,” ujar Nezar Patria di Terminal 1 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Jumat (2/1/26).
Berdasarkan hasil pemantauan, kualitas layanan telekomunikasi di sejumlah titik strategis berada dalam kondisi baik. Di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, kecepatan internet tercatat stabil pada kisaran 120 hingga 160 Mbps, yang dinilai mencukupi untuk menunjang berbagai aktivitas digital penumpang.
Selain itu, pemantauan spektrum frekuensi menunjukkan kondisi aman tanpa adanya gangguan interferensi selama masa operasional posko. Petugas infrastruktur digital juga disiagakan penuh untuk memastikan layanan tetap berjalan normal.
“Kami menerima laporan bahwa penggunaan spektrum frekuensi aman dan tidak ditemukan interferensi. Kesiapsiagaan petugas di lapangan juga berjalan dengan baik,” kata Nezar.
Wamen Nezar menegaskan bahwa jaringan telekomunikasi yang stabil merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran arus balik. Layanan yang andal membantu penumpang tetap terhubung serta meminimalkan potensi gangguan di tengah meningkatnya trafik.
“Pengawasan akan terus dilakukan hingga puncak arus balik selesai. Pemerintah memastikan layanan telekomunikasi di simpul transportasi utama siap melayani masyarakat,” tegasnya.





