Breaking News
Live Update Berita Terkini

Komdigi Minta Klarifikasi Meta soal Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram

Jumat, 16 Jan 2026
Editor: Eky
Komdigi klarifikasi Meta terkait kebocoran data. (Sumber: komdigi.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
42.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) layanan Instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna serta informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi. Klarifikasi tersebut dilakukan dalam pertemuan yang digelar pada 14 Januari 2026.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa Meta menjelaskan proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram. Proses tersebut, kata dia, tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain di luar pemilik akun.

“Terkait isu dugaan kebocoran data yang dikaitkan dengan laporan pihak ketiga, Instagram menyampaikan bahwa investigasi masih berlangsung untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujar Alexander dalam keterangannya, Jumat (16/1/26).

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi bahwa kata sandi pengguna dapat diakses oleh pihak lain atau adanya penyalahgunaan fitur reset password oleh pihak eksternal.

“Tidak ada password pengguna yang dapat diperoleh selain oleh pemilik akun itu sendiri. Proses pendalaman masih berjalan dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi lanjutan,” katanya.

Alexander juga menekankan bahwa pemanggilan dan klarifikasi terhadap PSE merupakan kewenangan Kemkomdigi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional.

Kemkomdigi mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan akun digital, termasuk penggunaan kata sandi yang kuat dan fitur keamanan tambahan.

Pemerintah memastikan akan terus melakukan pengawasan serta mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan sistem elektronik dan pelindungan data pribadi masyarakat Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.