Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian atau UKK Tahun Ajaran 2023-2024 yang diikuti 394 siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Ternate, mulai 26 hingga 29 Februari berjalan aman, lancar dan terkendali.
Ujian tersebut merupakan ujian nasional untuk SMK dengan materi uji berupa praktek, dan teori, sehingga hasil ujian dapat dijadikan indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan yang bermanfaat bagi siswa sebagai pencari kerja di dunia industry atau dunia kerja.
Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate, Djunaidi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (6/3/2024) mengemukakan, UKK ini dilaksanakan mulai 26 hingga 29 Februari. Sementara 4 Maret kemarin dilanjutkan dengan ujian praktek oleh siswa dari masing – masing jurusan selama dua hari.
“Ujian yang diikuti peserta didik ini sebanyak 394 orang dari kelas XII. Dalam ujian tersebut kami melibatkan penguji dari industry dan internal. Jika para siswa ini dikatakan kompeten dan lulus ujian maka mereka diberikan dua sertifikat yaitu sertifikat UKK, dan PKL,” sebutnya.
Diungkapkan, dua sertifikat itu akan diserahkan dari sekolah dan industry, yang dimana saat itu mereka melaksanakan Praktek Kerja Lapangan atau PKL selama berada di industry, karena tujuan awal dari SMK adalah menghasilkan siswa berkompeten di bidang masing-masing.
“Harapan kami tentu saja setelah mereka keluar atau lulus sudah bisa terserab di dunia kerja atau siap pakai. Alhamdulillah dengan beberapa perusahaan kami sudah melakukan perjanjian kerja sama (MoU) dan siap menerima lulusan dari SMK 2, salah satunya PT. IWIP,” sebutnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah bagian Bidang Kurikulum Udin Rajabesy menjelaskan, untuk jumlah peserta yang mengikuti ujian sebanyak 394 siswa, terdiri dari 11 kompetensi keahlian, yaitu Bisnis Konstruksi Perumahan (BKP) 23 siswa, Desain Permodelan Ilmu Bangunn (DPIB) 25 orang, Tehnik Geomatika (TG) 51 peserta.
Sementara Tehnik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) 60 orang, Tehnik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) 14 siswa, Tehnik Permisinan (TP) 48 orang, Tehnik Pengelasan (TPL) 20 orang,Tehnik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) 47 orang, Tehnik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) 27 orang, dan Tehnik Audio Video (TAV) 18 orang, dan Tehnik Komputer dan Jaringan (TKJ) 62 siswa.
Ketua panitia juga menambahkan, menentukan siswa lulus atau tidak itu melalui tiga tahapan ujian, yaitu UKK, praktek, dan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK).USBK ini rencananya akan dilaksanakan secara umum pada 16 April sesuai edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara.
“Nah, itu nanti diuji pada 16 April. Setelah tiga tahapan itu dilewati baru-lah penentuan hasil kelulusan diumumkan bulan Mei. Selain itu, selama proses UKK berjalan tidak ada kendala. Alhamdulillah berjalan aman, lancar, dan terkendali sesuai yang direncanakan,” ucapnya.





