KAPOLDA GORONTALO : DALAM PILKADA JANGAN ADA ISU SARA DAN UJARAN KEBENCIAN

BERITA156 Dilihat

ISU SARA DAN UJARAN KEBENCIAN BUKANLAN CARA YANG MENDIDIK DALAM MEMENANGKAN PERTARUNGAN POLITIK DI ERA DEMOKRASI SEKARANG INI.

Laporan : Humas Polda Gorontalo

Editor : Mahmud Marhaba

 

GORONTALO (KP) – Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail MH, dalam kesempatan apel pagi, Senin (22/1), di lapangan Mapolda Gorontalo, mengajak seluruh jajarannya untuk ikut memonitor perkembangan informasi di masa tahapan Pilkada di wilayah Propinsi Gorontalo, baik yang memanfaatkan media cetak, media elektronik hingga media cyber.

“Seluruh anggota saya harapkan untuk ikut memonitor perkembangan informasi terkait Pilkada di wilayah Propinsi Gorontalo, Waspadai Isu Sara maupun ujaran kebencian yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin membuat kegaduhan. Dengan perkembangan Tehnologi saat ini khususnya dunia cyber, sudah banyak contoh isu-isu sara maupun ujaran kebencian digunakan sebagai media untuk menjatuhkan calon kandidat tertentu yang menjadi rivalnya, dan hal ini apabila dibiarkan tentu akan berdampak Kamtibmas, agar hal ini bisa terus dimonitor baik di media cetak, media elektronik maupun media cyber,” kata Brigjen Rachmad Fudail.

Kapolda Gorontalo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan isu-isu yang negatif yang dapat memanaskan situasi politik.

“Saya himbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan isu-isu negatif yang dapat memanskan situasi, dan Saya Himbau kepada Para Paslon serta Tim Suksesnya agar lakukan demokrasi yang mendidik, jangan lagi gunakan isu Sara maupun ujaran kebencian untuk menjatuhkan rivalnya, gunakan waktu yang ada untuk adu program/ visi dan misi bagaimana membangun wilayah Gorontalo ke depan menjadi lebih baik dan lebih mensejahterakan masyarakat,” kata Rachmad.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK pada kesempatan yang sama juga menambahkan tentang arti pentingnya keamanan.

“Selama ini kita ketahui bahwa di Propinsi Gorontalo merupakan wilayah yang bisa dikatakan paling aman, kondisi ini tentunya haruslah dipertahankan, meski kita akan menghadapi Pilkada baik Pilwako maupun Pilkada Gorut. Kerena dengan situasi yang aman, maka kita dapat beraktifitas dengan tenang, berbeda jika terjadi konflik hingga rusuh massa, maka segala aktifitas akan terhenti dan tentunya ras was-was /khawatir akan terus menghantui sehingga membuat kehidupan kita menjadi tidak nyaman,” kata Wahyu.

“Oleh karena itu diharapkan khsususnya kepada Calon Kepala Daerah beserta Tim Suksesnya agar dapat memberikan pendidikan demokrasi yang baik kepada massa pendukungnya, untuk tidak melakukan kampanye hitam, menyebarkan isu SARA atupun menyebarkan kebencian. Janganlah kerukunan yang sudah terjalin selama ini pupus akibat Pilkada,” tutup Wahyu.(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar