Dalam sesi solo malam pertama konser tersebut, Jerry Yan menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukungnya hingga saat ini.
Ia juga menyinggung berbagai perjuangan yang mungkin dihadapi para penggemarnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Terima kasih selalu mendampingiku hingga hari ini. Aku tahu tidak mudah bagimu memikul banyak pergumulan dalam diam. Saat kamu datang melihatku, mungkin itu karena kamu sedang tidak merasa baik-baik saja, dan hanya membutuhkan tempat beristirahat sejenak,” kata Jerry Yan.
Ia mengatakan bahwa apabila kehadirannya selama ini dapat membantu para penggemar melewati masa-masa sulit, hal tersebut menjadi sesuatu yang ia syukuri. Ia pun memberi pesan menyentuh yang tak umum disampaikan seorang pesohor.
“Jika aku pernah membantumu melalui sedikit kesedihan, aku sangat menghargainya. Tapi ingat, jangan terlalu fokus padaku, aku ingin kamu benar-benar bahagia, aku berharap kamu tersenyum bukan karenaku, tapi karena hidupmu yang bersinar,” ujarnya.
Aktor sekaligus penyanyi 49 tahun itu juga menyampaikan bahwa ia tidak mempermasalahkan apabila suatu saat para penggemarnya tidak lagi mengingat dirinya, ia justru menganggap itu merupakan pertanda baik bagi para penggemarnya.
“Jadi ketika suatu hari kamu melupakanku, aku sangat tidak masalah, kamu tahu? Itu menandakan kamu menjadi lebih baik. Tapi jika kamu menoleh ke belakang, aku akan ada di sini,” kata Jerry Yan.
Ia kemudian menutup pesannya dengan ucapan terima kasih kepada para penggemar sebelum membawakan lagu hits-nya “I Really Really Love You”.
“Terima kasih sudah bersamaku selama ini, aku akan mengusahakan yang terbaik untukmu selama yang aku bisa,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sesi solo yang terpisah, Vic Chou menyapa penggemar dengan pertanyaan yang langsung disambut sorakan meriah dari penonton.
“Kamu masih mengingatku?” kata Vic Chou heran.
Setelah menerima riuh sorakan antusias dari para penggemar, ia mengungkapkan kerinduannya kepada mereka.
“Kalian semua sangat menakjubkan, aku sangat, sangat, sangat, sangat merindukanmu. Lagu selanjutnya kalian pasti tahu, jadi aku mau kalian bernyanyi bersamaku,” kata Vic dan melanjutkan aksi panggungnya dengan tembang “Ai Zai Ai Ni”.
Adapun pada konser tersebut, grup yang beranggotakan Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou, bersama Ashin dari band rock Mayday itu tampil memukau selama kurang lebih tiga jam, dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga mendekati pukul 23.00 WIB.
Sepanjang konser, F-FOREVER membawakan sekitar 40 lagu, baik dalam format grup maupun solo, beberapa di antaranya “Ask For More”, “Di Yi Shi Jian”, “Jue Bu Neng Shi Qu Ni”, “Ni Yao De Ai”, serta “Yan Huo De Ji Jie” atau “Season of Fireworks” dalam terjemahan bahasa Inggris. Konser kemudian ditutup lewat lagu legendaris “Liu Xing Yu (Meteor Rain)” soundtrack utama serial drama legendaris “Meteor Garden” yang sukses menjadi klimaks nostalgia malam itu.
Diboyong Color Asia Live, konser “F-FOREVER 1st World Tour” di Jakarta digelar selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 28, 29, dan 30 Mei 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno. (ant)





