Breaking News
Live Update Berita Terkini

Ini Harapan Asmadin Saat KBM di SD Negeri 65 Ternate Berjalan Normal

Kamis, 13 Jan 2022
Editor: redaksi
Kepala SD Negeri 65 Kota Ternate, Asmadin, S. Pd.
Dengarkan dgn suara Siap
13.8K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

TERNATE [Kabarpublik.id] – Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Negeri 65 Kota Ternate, Maluku Utara, mulai hari pertama 4-13 Januari 2022 berjalan normal seperti biasa. Ini berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah.

“Untuk kehadiran siswa saat ini Alhamdulillah sebagian besar sudah mengikuti proses KBM, sementara peserta didik yang lain belum sempat masuk karena ada sakit dan ada masih izin. Jadi kami juga memaklumi itu sebab saat ini musim demam,” ucap Asmadin, Kepala SD Negeri 65 Kota Ternate di ruang kerjanya, Kamis (13/1/22).

Sementara untuk kehadiran guru pendidik Alhamdulillah semua hadir. Pada prinsipnya sekolah sudah melakukan proses KBM tatap muka seperti biasa. Selain itu, di tahun 2022 ini adalah tahun-tahun perbaikan, maka apa yang belum dilaksanakan di tahun 2021 kemarin itu, bisa di capai tahun ini. Selanjutnya, dan apa-apa yang belum sempat dilaksanakan di 2021 kemarin bisa dilakukan di tahun ini.

“Untuk di tahun 2022 ini harus ada fokus kerja yang menjadi skala prioritas. Fokus kerjannya saat ini adalah proses peningkatan mutu yang memang harus itu dilakukan secara terus menerus. Dan yang menjadi poin penting juga adalah berkaitan dengan sampah yang ada di sekolah,” ujar mantan Kepala Sekolah SD Negeri 66 Rua Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate itu.

Hal ini sesuai dirinya sudah menyampaikan pada dewan guru dalam rapat perdana 2022, sebab ini salah satu program Wali Kota Ternate, bahwa Ternate harus bersih dari sampah. Kaitan dengn hal tersebut, ia telah menyampaikan kepada seluruh guru, staf dan siswa agar betul – betul menjaga sampah ini sebagai masalah bersama.

Peran guru ini paling penting, bahkan menurut dia, pihaknya tidak bisa berbicara lebih keluar, karena konteks kekuasaan dan kewenangan yang telah diberikan kepada-nya adalah mengelola apa yang ada di dalam lingkungan sekolah, sehingga dirinya terus menyampaikan kepada guru-guru untuk mengupayakan penanganan sampah pada saat pagi, sampai jam istirahat, hingga jam pulang sekolah itu betul-betul sudah tidak ada terutama di halaman sekolah.

“Harapan saya di tahun 2022 ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Spirit ini tidak hanya pada satu program tertentu saja, tapi untuk di semua program, termasuk dalam hal peningkatan kompetensi guru. Saya beberapa hari ini konsentrasi mendampingi guru untuk mendaftar program guru pengerak dari kementerian,” ungkap pria lulusan STIKIP Kie Raha Ternate tahun 2004 tersebut.

Mantan Ketua BEM STIKIP Kie Raha Ternate itu bilang, ini adalah dukungan dari kebijakan merdeka belajar dari kementerian, yaitu dengan melahirkan tiga program, yakni program guru pengerak, sekolah pengerak, dan organisasi pengerak. Alhamdulillah ada 8 guru saat ini serius mendaftar sebagai calon guru pengerak.

Dirinya menambahkan, di tahun 2022 ini harus ada peningkatan kualitas, baik itu dalam maintenance (pemeliharaan) kualitas sekolah, kualitas kebersihan sekolah, kualitas proses layanan kegiatan belajar mengajar di sekolah, kualitas kompetensi guru, dan sebagainya.

“Termasuk kualitas kompetensi saya sendiri.
InsyaAllah di tahun 2022 ini akan menjadi tahun-tahun perbaikan,” pungkasnya.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.