BERLIN (Kabarpublik.id) – Kementerian Luar Negeri Jerman mengundang tenaga kerja terampil dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk bekerja dan tinggal di Jerman di tengah isu demografi yang tengah dialami negara itu.
“Jadi, secara sederhana, kami menginginkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman dan kami membutuhkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman,” kata Perwakilan Khusus untuk Imigrasi Tenaga Terampil, Federal Foreign Office of Jerman, Dr. Martin Bergfelder di Berlin, yang dikonfirmasi pada Jumat.
Bergfelder mengatakan bahwa saat ini Jerman tengah kekurangan banyak tenaga kerja.
Selama beberapa waktu terakhir, pasar tenaga kerja Jerman bergantung pada migrasi orang-orang dari negara-negara Eropa lain, khususnya dari Eropa Timur dalam 20 sampai 30 tahun terakhir. Namun, tren tersebut telah berakhir karena isu demografi yang sama juga terjadi di negara-negara Eropa Timur.
Banyak negara di Eropa Timur mulai mengejar ketertinggalan mereka dan orang-orang dari negara-negara tersebut banyak yang kembali ke tanah airnya. Dan, Jerman mulai kekurangan tenaga terampil menyusul arus kepulangan tersebut.
“Jadi, kami ingin orang-orang datang. Kami membutuhkan mereka. Di semua partai politik, imigrasi tenaga terampil sangat disambut dan dibutuhkan. Dan kami juga ingin orang-orang datang dan tinggal,” katanya.
Ia menambahkan ajakan itu tidak hanya orang-orang yang sudah memiliki kualifikasi baik dan cocok untuk bekerja di Jerman, tapi juga orang-orang yang ingin mengikuti pelatihan kejuruan atau ingin belajar di Jerman.
Kementerian Luar Negeri Jerman bersama kementerian dan lembaga terkait seperti Badan Kerja Sama Internasional Jerman atau Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Goethe Institut, hingga Kamar Dagang dan Industri Jerman (IHK/Industrie- und Handelskammer) terus berupaya mempromosikan dan memberikan informasi yang tepat tentang peluang untuk bekerja dan tinggal di Jerman.
Pemerintah Jerman melakukan sejumlah upaya untuk mendorong pekerja terampil untuk bekerja di Jerman sebagai bagian dari strategi mereka melalui hubungan bilateral dengan negara-negara dari seluruh dunia, termasuk dengan Indonesia.
Jerman juga terus berupaya untuk meningkatkan birokrasi guna meningkatkan tata kelola imigrasi, termasuk melalui Badan Kerja dan Tinggal (Work and Stay Agency), yang menyediakan layanan satu pintu dan digital untuk menyederhanakan prosedur birokrasi agar lebih mudah, cepat, dan praktis.
Hal-hal mendasar seperti mencari tempat tinggal, mencari sekolah untuk anak-anak, menemukan koneksi ke kehidupan sosial juga menjadi perhatian di Jerman sehingga orang-orang yang datang ke Jerman untuk bekerja dan tinggal di Jerman mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk terintegrasi.
Kemudian, selain memiliki pegunungan, pantai, kota-kota besar, dan kota-kota kecil yang indah, Jerman juga memiliki sistem perawatan kesehatan dan jaminan sosial yang cukup baik. (ant)







