Laporan : Iswadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Gubernur Maluku Utara temui warga yang mengungsi di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Termate karena cuaca extrim yang terjadi pada tanggal 04 Desember 2021 yang lalu.
Data yang diperoleh dari BPBD provinsi Maluku Utara terdapat 7 kecamatan di kota Ternate yang merasakan dampaknya yakni kecamatan Ternate Selatan, Ternate tengah, Ternate Utara, Ternate barat, pulau Ternate, dan kecamatan moti serta kecamatan Batang dua. Jumat (10/12/2021)
Cuaca ekstrim tersebut juga mengakibatkan 16 rumah dengan kondisi rusak ringan dan 11 dengan kondisi rusak sedang sementara rumah rusak berat tidak ada.
Akibat dari cuaca ekstrem tesebut, sebanyak 215 KK dengan jumlah jiwa 701 orang diungsikan di sejumlah titik seperti gedung sanggar kegiatan belajar (SKB) kota tenate, Lapangan ngaralamo dan SD negeri afe taduma.

Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba saat meninjau lokasi pengungsian langsung menemui korban bencana dan memastikan kebutuhan mereka.Usai menemui warga pengungsi, gubernur langsung menyerahkan bantuan berupa beras, mie dan telur yang diterima langsung oleh kepala BPBD kota ternate Arif Gani.
Gubernur berharap warga yang mengungsi dapat merasa tenang selama di pengungsian dan berharap cuaca kembali membaik sehingga secepatnya kembali di rumah masing masing.
Gubernur AGK juga memantau langsung lokasi talud penahan ombak di pantai soasio dan pelabuhan kayu speedboat di pantai kota baru yang rusak akibat ombak besar.
Di pelabuhan kota baru, Gubernur mengingatkan kepada seluruh masyarakat Maluku Utara khususnya yang tinggal di pesisir pantai agar selalu berhati hati mengingat di bulan Desember ini cuaca sering buruk dan berubah ubah.
Oleh karena itu, pemerintah kabupaten dan kota juga harus selalu memperhatikan kondisi alam ini dengan memantau setiap perkembangan di masing masing wilayah. #[KP]







