DI FORUM INTERNASIONAL, WALIKOTA MARTEN TAHA PAPARKAN STRATEGI MASYARAKAT PRODUKTIF DI ERA NEW NORMAL

Selasa, 25 Agu 2020
Dengarkan dgn suara Siap
5.8K pembaca

Laporan: Rifaldy Happy (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba

KOTA GORONTALO [KP] – Sebagai upaya melindungi masyarakat dari keterpurukan secara sosial, budaya dan ekonomi. Organisasi international United City and Local Government Asia Pasific atau biasa disebut Organisasi Pemerintah Kota Internasional Lingkup Asia Pasifik -UCLG ASPAC, menggelar forum web internasional.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Pada kesempatan itu, Walikota Gorontalo Marten Taha memperoleh kepercayaan sebagai salah satu pembicara forum web internasional itu mewakili Asosisasi Pemerintah Kota Se Indonesia, berbagi informasi terkait peran pemerintah daerah dalam membangun komunitas berkelanjutan dimasa kehiduapan normal baru.

Tema tersebut dinilai sangat relevan untuk diangkat, karena berdasarkan realita kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 terhadap penanganan didaerah.

Secara gamblang Marten menjelaskan bahwa peran pemerintah kota khususnya di Kota Gorontalo, yaitu dengan mengeluarkan beberapa kebijakan stimulus perekonomian masyarakat yang diperkuat dengan regulasi dan dukungan sumber daya manusia.

Sehingga kata Marten, kebijakan yang dibuatnya memiliki payung hukum yang jelas dan teradminitrasi dengan baik menghindari terjadinya penyimpangan.

“Upaya dilakukan antara lain meluncurkan program jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak. kemudian memberikan kemudahan akses terhadap pelayanan dasar yang inklusif,” papar Marten dalam terjemahan bahasa inggris secara virtual, Selasa (25/08/2020).

Menurutnya produktifitas masyarakat harus kembali bergeliat, beradaptasi dengan masa kehidupan normal baru tersebut, demikian juga dengan pembangunan infrastruktur ekonomi, yang dapat meningkatkan kegiatan sektor rill yang dipengaruhi oleh kemudahan investasi.

“Daya tarik investasi dengan memberikan kemudahan pengurusan izin, kita lakukan untuk menggerakkan sekor rill daerah. secara otomatis akan berkontribusi pada perputaran ekonomi lokal atau multiplayer effect,” tambahnya.

Selain itu ujar Marten, pelibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur sarana pemukiman yang bersih dan sehat juga dilakukan pemerintah Kota Gorontalo melalui pendekatan pola padat karya. Tujuannya disamping terjaga kesehatan mereka, tingkat kesejateraan masyarakat juga terjamin.

Sektor kesehatanpun demikian lanjut Marten, pemerintah mengintervensi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui peningkatan pelayanan kesehatan baik preventif maupun kuratif dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Caranya mentracing dan tracking riwayat kontak dari pasien terpapar, guna memutus mata rantai penularan agar tidak mewabah. Disisi lain masyakat diimbau mematuhi prokol kesehatan secara tertib serta menjaga imunitas tubuh,” imbuhnya.

Pada akhir paparannya, Marten mengatakan dukungan dan partisipasi masyarakat adalah kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, tercapainya visi – misi Kota Gorontalo 2019-2024 dan tujuan SDGS 2030.#[KP/HMS]

No More Posts Available.

No more pages to load.