Bupati Nelson Tinjau Pembangunan Pondok Pesantren Sufi di Tabongo Barat

BERITA, DAERAH, GORONTALO69 Dilihat

GORONTALO [kabarpublik.id] – Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, melakukan kunjungan ke balai rintisan pembangunan pondok pesantren Sufi di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Minggu (19/05/2024).

Dalam kunjungannya, Bupati Nelson didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Naway. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wali Nangroh Gorontalo, Dr. Hamdan Ladiku, serta pengurus besar MPTT-I Gorontalo.

Bupati Nelson menyambut baik pembangunan pondok pesantren Sufi di wilayah Kabupaten Gorontalo ini.

Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen dan konsistensi MPTT-I yang terus berupaya melakukan hal-hal baik meskipun dalam kondisi terbatas.

“Ini sangat kita hargai dan bangga. Dalam kondisi terbatas tetap komitmen dan konsisten sehingga ini menjadi modal kita semua,” ungkap Nelson, yang juga selaku Penasehat Majelis Pengkajian Tauhid Tasauf Indonesia (MPTT-I).

Nelson juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam pembangunan ini, yang terlihat dari dukungan yang datang tidak hanya dari Gorontalo, tetapi juga dari wilayah-wilayah lain seperti Sulawesi Utara dan Aceh. Ia menggarisbawahi bahwa hal ini seringkali tidak terjadi di tempat lain.

“Kita datang ke Aceh, Sulawesi Utara, dan saat ini sudah merambah ke Sulawesi Tengah,” tambah Nelson.

Lebih lanjut, Bupati Nelson menyoroti nuansa keilahian yang terlihat dalam kegiatan ini, yang menurutnya merupakan modal utama untuk kekuatan bersama.

Ia juga menekankan pentingnya pengurusan administrasi tanah wakaf yang digunakan untuk pembangunan pondok pesantren ini agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Batas, tanda-tandanya diurus administrasinya, sertifikat diurus dengan baik. Agar supaya legitimasinya jelas, Ini adalah bentuk antisipasi,” tegas Nelson.

Bupati berharap gambar atau denah pondok pesantren segera diserahkan kepada pemerintah desa dan kecamatan untuk mendukung proses pembangunan dan pengurusan administrasi tanah wakaf tersebut.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar