oleh

Bencana Banjir Bandang di Sukawening dan Karangtengah Sisakan Duka Bagi Warga

-BERITA-83 Dilihat

Laporan : Diki Kusdian
Editor : YR

JAWA BARAT (kabarpublik.id) – Pasca terjadinya musibah bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa – Barat, menyisakan duka dan trauma mendalam bagi masyarakat setempat.

Kesedihan dan kekecewaan pun menyeruak akibat harus kehilangan harta benda yang mereka kumpulkan selama bertahun-tahun. Tak hanya itu, bencana itu juga menimbulkan dampak psikologis yang berat bagi mereka.

Pasalnya, bencana tersebut tak pernah terbayangkan terjadi dibenak masyarakat. Karena biarpun ribuan kali hujan mengguyur daerah itu, alam tidak pernah “murka” dengan memberikan bencana banjir.

Wajar, jika kemudian mengundang empati dari berbagai pihak, termasuk salah seorang perwira polisi dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat AKBP Drs. Ade Nazmulloh.

“Bencana banjir bandang ini tidak hanya air saja, namun juga membawa material lumpur, batu dan pohon-pohon besar, sehingga sungai tidak mampu menampung debit air dan meluap kemana-mana,,,”

“Pemerintah harus melakukan assessment penyebab terjadinya banjir, apakah itu akibat alih fungsi lahan yang seharusnya menjadi resapan air malah beralih fungsi menjadi bangunan yang luas,”ucap Ade.  Rabu, (08/12/2021).

Menurut Ade, dampak terjadinya bencana banjir bandang tersebut menimbulkan trauma dan kesedihan bagi warga.

Sebagai putra daerah, ia terpanggil untuk melakukan trauma healing kepada korban banjir bandang agar bisa segera pulih dari trauma, kesedihan, dan kekecewaan akibat kehilangan harta benda yang mereka kumpulkan bertahun-tahun.

“Saya sedang cuti dinas saat terjadinya banjir bandang itu. Maka dari itu saya langsung berkoordinasi dengan Sekda Kabupaten Garut, Kalak BPBD Kabupaten Garut, dan camat, untuk menyisir lokasi yang terkena bencana. Sebagai putra daerah, saya tahu betul daerah mana saja yang terkena bencana,”kata dia.

“Saya juga bersama masyarakat dan relawan saat itu turut menyisir lokasi-lokasi yang terkena bencana, membuka akses jalan yang tertutup longsor agar bisa dilewati dan menyisir rumah-rumah warga yang terendam agar bisa segera diselamatkan. Saya juga memberikan bantuan kebutuhan bagi masyarakat baik secara pribadi maupun yang bersumber dari para donatur,” tutur Ade.

Dirinya meminta kepada pemerintah daerah agar segera memulihkan kondisi masyarakat pasca bencana guna bisa kembali menjalani aktivitas secara normal.

“Saya berharap agar Pemerintah harus segera memulihkan kondisi masyarakat pasca bencana dengan menggunakan anggaran, baik yang bersumber dari pemerintah maupun para donatur,,,”

“Pemerintah pun diharapkan segera memperbaiki infrastruktur jalan, jembatan, dan fasilitas umum masyarakat agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan segera bangkit dari kesedihannya,”jelas Ade.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar rumah-rumah warga yang rusak dapat segera dibangun kembali agar warga bisa segera kembali ke rumah masing-masing.

“Saya juga merasakan kesedihan warga akibat adanya banjir bandang ini. Khusus untuk warga yang terkena musibah, mudah – mudahan diberikan kesabaran dan ketabahan agar  bisa melewati bencana ini,” tandas  AKBP Drs, Ade Nazmulloh. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar