JAKARTA (kabarpublik.id) – Sebanyak 4.132 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (17/7).
Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek yang bertugas mengawal jalannya aksi agar tetap berlangsung aman dan tertib.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan salah satu aksi akan digelar oleh Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat yang terdiri dari gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trilogi, Institut STIAMI, dan Universitas Paramadina.
“Aksi unjuk rasa direncanakan berlangsung di kawasan Monas mulai pukul 13.00 WIB,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulis, Jumat.
Selain di kawasan Monas, aparat juga menempatkan personel di sejumlah titik lain di Jakarta Pusat untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang digelar oleh Koalisi Aktivis Banten Bangkit serta elemen massa lainnya.
Kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan dan jumlah massa di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mendukung pengamanan aksi.
Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi unjuk rasa serta mencari jalur alternatif guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.






