TERUNGKAP MODUS DUGAAN ‘PEMBAKARAN’ MANTAN ALEG. ADAKAH HUBUNGAN SPESIAL DIANTARA KEDUANYA?

HUKRIM, PERISTIWA257 Dilihat

Laporan : Kipin Datukramat (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Beredaranya kabar dikalangan masyarakat terkait korban dugaan terbakarnya tubuh Herman Ishak mantan Aleg Provinsi Gorontalo akibat ledakan hand phone yang sedang di chars membuat pihak Polres Gorontalo melakukan klarifikasi melalui Konferensi Pers, Kamis (15/08/2019) di runag Reskrim Polres Gorontalo.

“Tidak benar jika Herman Ishak terbakar tubuhnya akbiat hand phone yang di cars,” ungkap AKP Kukuh Ismail S.I.K Kasat Reskrim Polres Gorontalo sambil menegaskan jika melalui penyelidikan di TKP, ternyata kebakaran diduga akibat percikan bensin yang dilakukan pelaku kepada korban yang kemudian di suluh dengan korek api. Spontan kondisi itu menghebohkan warga karena api menjalar hingga ke spring bad dan mengakibatkan korban mantan Aleg provinsi itu mengalami luka bakar yang cukup parah.

Lalu, apa hubungan antara IL sebagai pelaku dengan korban Herman Ishak? Apakah ada hubungan special diantara keduanya?

Dari beberapa pertanyaan yang disampaikan ke Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Kukuh Ismail S.I.K, termasuk pertayaan hubungan special diantara korban dengan pelaku, Kasat Reskrim itu enggan berspekulasi.

“Maaf, soal itu saya tidak mau memberikan komentar,” ungkap Kukuh melalui jaringan telepon yang dihubungi malam tadi. Namun dirinya mengatakan jika IL merupakan Tim Sukses korban saat bertarung di Pileg April kemarin.

Keterangan yang diperoleh dari hasil Konferensi Pers menegaskan jika dugaan pembakaran yang dilakukan oleh pelaku diakibatkan karena sakit hati.

“Kejadian bermula saat pelaku berinisial IL merasa sakit hati ketika tidak dipinjamkan motor oleh korban untuk digunakan saat mudik ke kampung halaman di Boalemo untuk lebaran haji,” ungkap Kasat kepada sejumlah wartawan.

Dengan sakit hati yang membara, IL mengambil bensin dan menyiramnnya ke tubuh korban. tanpa pikir panjang resiko yang akan terjadi, korek api yang ditangannya seketika di suluh ke tubuh korban hingga kamar kost itu diliputi api.

Dengan tindakan nekat tersebut, IL terancam penjara 15 tahun dijerat dengan pasal 187 ayat 2E KUHP dan atau pasal 351 ayat 2 KUHP, barang siapa yang membakar dan menjadikan letusan ayat 2E dan mendatangkan bahaya bagi orang lain.

Pihak Reskrim Polres Gorontalo berhasil menyita celana panjang merk jens yang telah di gunting, baju kaus berkerak warnah hitam kuning, baju kaus tangan panjang warna biru tua dan abu abu, dan calana treaning warna hijau, dispenser warna hitam, kipas angin yang sudah terbakar, pintu kamar mandi yang sudah rusak, sisa kasur, sisa pembukus macis kayu dan spiker aktif yang sudah rusak.

Hingga kini, korban dirawat di RSU MM Dunda akibat luka bakar yang dideritanya.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar