JAKARTA (kabarpublik.id) – Kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) membuka peluang bagi kalangan profesional untuk mengisi jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga mendapat apresiasi dari legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti.
Ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan strategis untuk mendorong kemajuan industri olahraga nasional.
“Menurut saya ini gebrakan yang sangat bagus dari Menpora. Kebijakan ini tentu sudah melalui berbagai pertimbangan dan melihat kebutuhan saat ini, khususnya bagaimana potensi industri olahraga bisa dimaksimalkan agar produk dalam negeri memiliki kualitas dan daya saing internasional,” ujar Susi.
Peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 itu bersama suaminya, Alan Budikusuma, juga terlibat langsung dalam industri olahraga melalui merek perlengkapan bulutangkis Astec (Alan Susi Technology) yang berdiri sejak 2003. Pengalaman tersebut membuat Susi merasakan langsung perkembangan industri olahraga Tanah Air dari waktu ke waktu.
Susi berharap figur yang terpilih sebagai Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga benar-benar memiliki pemahaman mendalam, kompetensi, dan pengalaman yang kuat di bidangnya.
Menurutnya, kehadiran sosok profesional sangat dibutuhkan untuk membangun ekosistem industri olahraga yang berkelanjutan.
“Semoga yang terpilih nanti benar-benar paham, berpengalaman, dan kompeten sehingga mampu mendukung ekosistem industri olahraga nasional ke depan,” harapnya.
Kemenpora sendiri membuka kesempatan seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Madya tersebut bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun kalangan profesional. Kandidat yang dibutuhkan adalah mereka yang memiliki rekam jejak di bidang industri olahraga, industri kreatif, wisata olahraga, serta sektor terkait lainnya.
Proses pendaftaran seleksi akan dibuka secara terbuka dan kompetitif mulai 3 hingga 17 Februari 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora.







