BATUSANGKAR [KP SUMBAR] —- Bupati Tanah Datar diwakili oleh Asisten II Ekobang Edi Susanto membuka secara resmi pelatihan pemandu wisata geopark yang dilaksanakan 4-7 November 2020 di Batusangkar
Dalam sambutannya disampaikan “Salah satu kegiatan pemerintah daerah Tanah Datar tahun 2020 adalah menjadikan danau Singkarak sebagai kawasan geopark Nasional. Diusulkannya danau Singkarak sebagai kawasan geopark , salah satu upaya untuk melindungi dan melestarikan komponen-komponen geologi yang dimiliki danau singkarak yang bernilai tinggi”
“Dengan ditetapkan danau Singkarak sebagai kawasan geopark nantinya. Diharapkan pelestarian dan pemanfaatan situs earisan geologi berkelanjutan dapat dikembangkan di Tanah Datar dan akan menambah keunggulan Tanah Datar sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Barat.” sambung Edi

Sebelumnya Kepala Disparpora Tanah Datar Abdul Hakim mengungkapkan” Situs warisan geologi yang telah diusulkan ke Kementrian ESDM adalah Breksi polimik Pagaruyung, Aua Sarumpun, Kipas Aluvial Danau Singkarak, Endapan Purba Danau Singkarak, dan jendela batu amping Danau Singkarak.”
Pelatihan ini menampilkan narasumber dari Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Akademisi dan praktisi pariwisata dengan harapan para peserta memahami seluk-beluk wisata geopark dan dapat membangkitkan semangat pariwisata Tanah Datar ditengah pandemi.
Kegiatan yang diikuti 40 pemandu wisata ini menerapkan kepatuhan protokol kesehatan yang ketat memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.






