Rehab Rumah Tidak Layak Huni, Pemkab Tanah Datar Ajukan Usulan ke Kementerian PUPR

Sabtu, 3 Jul 2021
Dengarkan dgn suara Siap
9.5K pembaca

Pekanbaru-Riau [kabarpublik.id] – Bupati Tanah Datar Eka Putra, didampingi Plh. Sekda Edisusanto, Kepala Dinas Perkim LH Dessy Trikorina dan Kabag Humas dan Protokol Yusrizal,  silaturahmi dengan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III Kementerian PUPR di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Jum’at (02/07).

Silaturahmi sekaligus koordinasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya  (BSPS) untuk peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tanah Datar tahun 2021 dan 2022.

Dikatakan Bupati Eka Putra saat pertemuan tersebut, tahun 2021 ini alokasi program BSPS tahap pertama untuk Kabupaten Tanah Datar sebanyak 25 unit, berdasarkan informasi Kepala Balai masih ada tambahan alokasi tahun 2021 untuk Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan ini kami dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mengusulkan penambahan alokasi program BSPS tahun 2021,” ucapnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III Zubaidi, ST, MT menyambut baik kunjungan silaturahmi Bupati Tanah Datar bersama jajaran tersebut dan mendukung usulan Tanah Datar.

Dikatakan Zubaidi program pada kementerian PUPR terdiri dari program BSPS, Pembangunan Rumah Susun, Pembangunan Rumah Khusus dan Bantuan PSU untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Untuk Program BSPS tahun 2021 direncanakan peletakkan batu pertama program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni akan dilakukan oleh Bupati Tanah Datar.

Pada pertemuan tersebut juga diserahkan proposal untuk peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni tahun  2022 melalui program BSPS dan melalui dana Tugas Pembantuan (TP). 

Saat ini jumlah Rumah Tidak Layak Huni di kabupaten Tanah Datar sebanyak  12.439 unit. (hms)

Laporan : Jhen

Editor : YR

No More Posts Available.

No more pages to load.