Proses Hukum Penyerobotan Tanah di Desa Timuato Bergulir Setelah Terlapor Kembali ke Gorontalo

BERITA102 Dilihat

GORONTALO [kabarpublik.id] – Kasus penyerobotan tanah yang melibatkan Terlapor utama, Ifana Abdurrahman, di Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru, kini kembali memanas.

Proses hukum yang pertama kali dilaporkan oleh Usman Gobel melalui kuasa hukumnya, Rivki Mohi, mengambil perhatian publik setelah beredar informasi bahwa Ifana Abdurrahman telah kembali ke Gorontalo.

Rivki Mohi, selaku kuasa hukum Usman Gobel, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa pihaknya telah mendapat konfirmasi mengenai keberadaan terlapor di wilayah Gorontalo.

Sebagai tindak lanjut, Rivki meminta pihak Kepolisian Resort (Polres) Gorontalo untuk segera memanggil Ifana Abdurrahman guna diproses dan dimintai keterangan terkait dugaan kasus penyerobotan lahan yang melibatkan pihaknya.

“Dengan kehadiran terlapor di Gorontalo, kami meminta kepolisian segera bertindak. Pemanggilan terhadap Ifana Abdurrahman adalah langkah awal yang penting untuk menjaga proses hukum ini berjalan dengan baik,” ungkap Rivki Mohi.

Rivki juga mengungkapkan bahwa pada Senin 29 Januari 2024, pihaknya berencana untuk berkoordinasi dengan pihak penyidik Polres Limboto.

Tujuan koordinasi ini kata Rivki, adalah untuk memastikan agar penyidik segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses hukum dan memastikan keadilan bagi pemilik lahan yang menjadi korban penyerobotan tersebut.

Rivki berharap pihak kepolisian dapat bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa keadilan harus ditegakkan. Sehingga kedepan dengan adanya kasus ini, bisa menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu serobot lahan.

“Kami berharap kepastian hukum menjadi kunci dalam menegakkan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Ini bukan hanya tentang kasus individu, tetapi juga menjadi pesan bagi siapa pun yang berusaha menyalahgunakan tanah secara ilegal,” pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar