Progres Tol Palembang–Betung Capai 91 Persen, Ditargetkan Beroperasi Jelang Lebaran 2027

Rabu, 8 Apr 2026
Progres pembangunan Jalan Tol jalur Palembang - Betung (Paltung). (Ist)
Dengarkan dgn suara Siap
55K pembaca

PALEMBANG (kabarpublik.id) – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung (Paltung) yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Proyek strategis nasional ini ditargetkan dapat beroperasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Lebaran Idul Fitri 2027 guna mengurai kemacetan dan memperlancar arus mudik.

Hingga Maret 2026, progres pembangunan Tol Palembang–Betung Seksi 1–2 telah mencapai 69,63 persen. Namun, jika digabungkan dengan pekerjaan sebelumnya oleh PT Waskita Sriwijaya Tol (WST), total progres keseluruhan telah mencapai 91,21 persen.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Project Director Ruas Palembang–Betung Seksi 1–2 PT Hutama Karya, Fakhrudin, menjelaskan proyek ini sempat terhenti pada 2022 sebelum dilanjutkan kembali oleh Hutama Karya setelah pengalihan konsesi pada September 2024.

“Dari total panjang 54 kilometer, progres gabungan saat ini sudah lebih dari 90 persen dan terus kami kejar penyelesaiannya,” ujarnya.

Fakhrudin mengungkapkan tantangan utama proyek ini adalah kondisi lahan yang didominasi rawa dan tanah lunak. Untuk itu, Hutama Karya menerapkan berbagai metode konstruksi agar jalan tol tetap stabil dan tidak mudah mengalami penurunan.

Terdapat lima titik krusial dalam pembangunan, dengan tiga di antaranya berada di area rawa, yakni di Sta 41, Sta 46, dan Sta 48 sepanjang sekitar 1,2 kilometer.

Pada titik tersebut digunakan metode vacuum preloading untuk memperkuat tanah dasar.

Metode ini diterapkan di Sta 46–47 sepanjang 600 meter dan Sta 48–49 sepanjang 650 meter. Sementara di Sta 41–42, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pengaspalan dan penyesuaian trase jalan yang ditargetkan rampung dalam tiga bulan.

Secara keseluruhan, pembangunan Tol Palembang–Betung Seksi 1–2, termasuk Jembatan Sungai Musi V, ditargetkan selesai pada triwulan IV 2026.

Sementara itu, Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Sumatera Bagian Selatan PT Hutama Karya, Arief Yeri, menyebut ruas tol ini sempat difungsionalkan secara gratis saat arus mudik Lebaran 2026, tepatnya pada 13–29 Maret.

“Fungsional tol ini mampu mengurangi kepadatan di jalan nasional hingga ribuan kendaraan serta memangkas waktu tempuh, misalnya menuju Jambi bisa lebih cepat hingga tiga jam,” jelasnya.

Ruas fungsional tersebut mencakup Seksi 1 (Kramasan–Musi Landas) dan Seksi 2 (Musi Landas–Pangkalan Balai).

Hutama Karya juga berharap pembebasan lahan di exit tol Simpang Pangkalan Balai segera diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum agar konektivitas ke jalan nasional dapat segera terwujud.

Sebagai tambahan, proyek Tol Palembang–Betung terintegrasi dengan Tol Kayu Agung–Palembang yang dikelola PT Waskita Sriwijaya Tol. Saat ini, perbaikan di sejumlah titik juga tengah dilakukan guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

No More Posts Available.

No more pages to load.