Laporan : Serman Tahala
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Perkumpulan Ahli Dosen Republik Indonesia (ADRI) dari berbagai perguruan tinggi ini melakukan kunjungan ke Kabupaten Boalemo. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi pengabdian nusantara.
Ketua DPD ADRI Gorontalo Prof. Dr. Abdul Rahmat, S.Sos., M.Pd., mengatakan, dalam pengabdian nusantara ini, ada beberapa rangkaian kegiatan yang di galakan, diantaranya sektor pariwisata dan kesehatan.
“Kita melibatkan beberapa dosen Ahli di sektor tersebut, termasuk pengembangan desa tuntas stunting, agar berkontribusi lebih besar lagi kepada masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” ucap Abdul Rahmat, Kamis (28/09/2023).
Diketahui, ahli dan dosen yang tergabung dalam ADRI dari 13 Universitas baik dari Gorontalo dan Luar Daerah yang tergabung dalam kegiatan pengabdian nusantara itu, juga menyempatkan waktunya untuk melihat langsung cagar budaya yakni “Batango Raja” yang berada di Rumah Dinas Bupati Boalemo.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Boalemo Dr. H. Heldy Vanni Alam, M.Si yang juga menjadi bagian dari Pengurus P-ADRI Gorontalo menjelaskan keberadaan benda cagar budaya tersebut, merupakan bukti sejarah berdirinya kerajaan Boalemo kala itu di tahun 1835.
Dengan perjuangan masyarakat tersebut, melahirkan Boalemo sebagai salah satu daerah di wilayah Provinsi Gorontalo sekaligus penentu dalam perjuangan berdirinya Gorontalo sebagai Provinsi yang terpisah dr Sulawesi Utara.
“Benda Cagar Budaya ini sudah didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM sebagai Kekayaan Intelektual Komunal milik Boalemo,” jelas Heldy.






