JAKARTA (kabarpublik.id) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pelantikan berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/4/26).
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta mengoptimalkan penerapan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan strategis.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan, rotasi, dan promosi jabatan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta melalui tahapan administrasi yang lengkap.
Proses tersebut mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat resmi terkait mutasi, rotasi, dan promosi jabatan pimpinan tinggi pratama.
Selain itu, pertimbangan dari DPRD DKI Jakarta serta keputusan gubernur juga menjadi dasar dalam penetapan pejabat.
“Perlu kami sampaikan agar tidak terjadi salah tafsir, terdapat 11 pejabat yang dilantik dengan waktu mulai tugas yang berbeda,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, tiga pejabat mulai bertugas sejak pelantikan, empat pejabat efektif mulai 1 Juni 2026, tiga pejabat mulai 1 Agustus 2026, dan satu pejabat masih menunggu keputusan pengangkatan sebagai pejabat fungsional utama.
Menurutnya, pengaturan waktu ini dilakukan untuk menghindari kekosongan jabatan dan meminimalkan penunjukan pelaksana tugas, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan optimal.
“Mereka akan menjabat sesuai waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja dalam orkestrasi pemerintahan yang kami pimpin,” katanya.
Pramono juga mengungkapkan bahwa proses seleksi pejabat telah melalui uji kelayakan dan kepatutan selama tiga minggu. Penentuan nama dilakukan melalui koordinasi antara gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah, dengan pendekatan manajemen talenta untuk memastikan kesesuaian antara jabatan dan kapasitas individu.
“Penetapan ini merupakan hasil diskusi bersama untuk memilih figur terbaik. Kami berharap ini menjadi pilihan yang tepat untuk kemajuan Jakarta,” ujarnya.
Adapun 11 pejabat yang dilantik antara lain:
- Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (TMT 1 Juni 2026)
- Budi Awaludin sebagai Kepala Dinas Perhubungan (TMT 1 Juni 2026)
- Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (TMT 1 Juni 2026)
- Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah (TMT 1 Juni 2026)
- Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sejak pelantikan)
- Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sejak pelantikan)
- Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang (sejak pelantikan)
- Marulitua sebagai Kepala Pelaksana BPBD (sementara hingga pejabat definitif)
- Ali Murtadho sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Barat (TMT 1 Agustus 2026)
- Firmanudin sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan (TMT 1 Agustus 2026)
- Imron sebagai Sekretaris Kota Jakarta Barat (TMT 1 Agustus 2026)y





