BANDUNG (kabarpublik.id) – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) kemitraan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sangkuriang. Penandatanganan berlangsung di Kantor KPH Bandung Utara, Bandung, Senin (27/4/26).
Kegiatan ini dihadiri Administratur KPH Bandung Utara Deden Yogi Nugraha, didampingi jajaran manajemen, serta Ketua LMDH Sangkuriang Dadang Ahmad bersama anggota.
Deden Yogi Nugraha menjelaskan, kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan potensi kawasan hutan melalui pemanfaatan, rehabilitasi, dan perlindungan hutan, termasuk pengolahan hasil hutan dan pengembangan jasa lingkungan wisata alam.
“Kami berharap kerja sama pemanfaatan jasa lingkungan wisata Atap Ciater dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Dadang Ahmad menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan terus menggali potensi kawasan hutan dan meningkatkan nilai manfaat bagi kedua belah pihak, dengan tetap mengacu pada hak dan kewajiban dalam perjanjian.
Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.





