Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pelaku UMKM Dapat Suntikan Modal, Bupati Nelson : Manfaatkan Dengan Baik

Kamis, 28 Des 2023
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
14K pembaca

GORONTALO [kabarpublik.id] – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memberikan perhatian khusus kepada para pelaku Usaha  Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bentuk perhatian ini dimaksudkan agar UMKM terutama pedagang kecil biar cepat naik kelas.

Terbaru, Pemkab Gorontalo melalui Dinas Koperasi dan UKM, menyalurkan bantuan Stimulan sebagai suntikan modal dalam bentuk Bahan Baku/Barang Dagangan kepada Pelaku Usaha Mikro.

Penyaluran bantuan stimulan ini pun diserahkan langsung Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo di aula kantor Desa Tabongo Timur, Rabu (27/12/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Nelson mengatakan, Stimulan Bahan Baku/Barang Dagangan Kepada Pelaku Usaha Mikro dimaksudkan untuk Peningkatan Pemberdayaan UMKM.

Bantuan diberikan berupa bahan dagangan sesuai kebutuhan sebagai tambahan modal. Ia berharap bantuan ini jangan sampai habis, bagi yang jualan kios, pembuatan kue, penjual nasi kuning dan lain-lain diharapkan berkembang.

“Modal diberikan jangan habis,tapi harus dijaga dengan baik dan yang terpenting berkembang agar masyarakat memiliki pendapatan dan penghasilan sehingga ekonomi keluarga pun terjaga,” pinta Bupati Nelson.

Lanjut Nelson, bantuan ini tak hanya menyasar bagi pelaku UMKM di Desa Tabongo Timur namun merata di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

“Mohon dikelola dengan baik sehingga pedagang –pedagang bias memiliki pendapatan dan penghasilan yang menetap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nelson juga berharap agar dinas koperasi melakukan pendampingan dan evaluasi.

“Ini bukan pinjaman modal seperti halnya di Bank yang harus dikembalikan namun harapan pemerintah agar masyarakat pelaku usaha untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga,mohon dijaga dengan baik karena kedepan bantuan ini akan nyasar kepada para pelaku UMKM yang belum dapat,” harap Nelson.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Arifin Suaib menambahkan, bantuan ini menyasar kepada 240 pelaku UMKM yang terdapat pada 24 kelompok UMKM.

Kata Arifin, bantuan ini dalam rangka pemulihan ekonomi karena covid-19. Disamping itu, bantuan ini juga untuk menangani kemiskinan ektrem termasuk sebagai upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi.

“Bantuan stimulan bahan baku dan bahan dagangan sudah masuk tahap ke dua pada tahun angagran 2023. karena sebelumnya kami menyalurkan 250 paket kepada 25 kelompok. Mereka adalah pedagang kios,pedagang nasi kuning, pembuat kue kering. Bahan diterima berupa beras, telur, bahan kue dan kebutuhan lain untuk usaha,” tandasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.