Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pakar: Vaksin HPV Jadi Langkah Paling Efektif Cegah Kanker Serviks

Kamis, 16 Jul 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Pakar Onkologi Parkway Cancer Centre Singapura Dr See Hui Ti dalam diskusi bersama media tentang harapan baru penanganan kanker perempuan di era terapi presisi dan personalized medicine di Jakarta, Kamis (16/7/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Dengarkan dgn suara Siap
5K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Pakar Onkologi Parkway Cancer Centre Singapura, Dr. See Hui Ti, menegaskan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) merupakan langkah paling efektif untuk mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan.

Dalam diskusi bersama media di Jakarta Selatan, Kamis (16/7), ia mengimbau masyarakat Indonesia untuk memberikan vaksin HPV kepada anak laki-laki maupun perempuan sesuai rekomendasi pemerintah.

“Tidak ada cara yang lebih efektif selain vaksinasi. Jika memiliki anak, baik laki-laki maupun perempuan, vaksinasi HPV sesuai anjuran pemerintah yang kini diberikan sejak usia sekolah merupakan langkah pencegahan yang tepat,” ujar Dr. See Hui Ti.

Selain vaksinasi, ia menekankan pentingnya dukungan keluarga dan komunitas dalam menjaga kesehatan perempuan. Menurutnya, upaya pencegahan penyakit akan lebih efektif jika perempuan hidup di lingkungan yang sehat, aman, dan saling mendukung.

Dr. See Hui Ti menjelaskan bahwa kesehatan fisik dan mental memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker serviks. Karena itu, perempuan perlu memiliki lingkungan yang suportif agar dapat menjalani pola hidup sehat dan menjaga kesejahteraan mental.

Ia juga mengingatkan bahwa dukungan sosial tetap dibutuhkan hingga usia lanjut. Kehadiran keluarga maupun teman yang peduli dinilai dapat membantu perempuan menjaga kualitas hidup dan kesehatan secara menyeluruh.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyediakan vaksin HPV secara gratis bagi siswi kelas 5 dan 6 sekolah dasar melalui Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan setiap Agustus dan November.

Program tersebut menyasar anak perempuan usia 11–12 tahun dengan pemberian dua dosis vaksin. Pemerintah menargetkan cakupan vaksinasi HPV mencapai 90 persen pada anak perempuan usia 15 tahun pada 2030 sebagai bagian dari upaya menekan angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks di Indonesia.

“Vaksin HPV merupakan langkah pencegahan paling efektif terhadap kanker serviks, namun keberhasilannya juga didukung oleh lingkungan yang sehat serta kesehatan mental yang terjaga,” ujar Dr. See Hui Ti.

No More Posts Available.

No more pages to load.