Libatkan MUI, Pemkab Gorontalo Konsisten Perangi Hoax Soal Vaksin

Jumat, 3 Sep 2021
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, saat memimpin rapat bersama para ustadz di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Sumber foto: Istimewa
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, saat memimpin rapat bersama para ustadz di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Sumber foto: Istimewa
Dengarkan dgn suara Siap
4.9K pembaca

Laporan : Rifaldy Palamolo / Editor : YR

GORONTALO [Kabarpublik.id] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo akan berkonsisten dalam memerangi hoax terkait covid-19 yang beredar di masyarakat. Agar hal tersebut dapat tercapai, Pemkab Gorontalo melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), termasuk didalamnya para ustadz dan Dai.

Bupati Nelson mengatakan, pelibatan para ustadz dan Dai dalam memerangi hoax soal vaksin dikarenakan para ustadz san Dani adalah orang-orang yang dipercaya oleh masyarakat.

“Jadi kita mengumpul para ustad, karena mereka ini adalah orang-orang yang dipercaya masyarakat kita. Melawan covid-19 ini kita juga melawan soal hoax. Hoax disini paling banyak terkait vaksin.” Ungkap Nelson usai melangsungkan rapat koordinasi strategis penanganan covid-19 dan manajemen data bagi ulama/Dai se Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Jum’at (03/09/2021).

Kata Nelson, dikumpulkannya para ustadz bertujuan untuk menyamakan pemahaman pemerintah daerah dengan para ustadz. Dengan melibatkan para ustadz dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat soal vaksinasi, maka tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah juga akan meningkat.

“Kita sengaja mengumpulkan para ustadz agar kita pemerintah dan para ustadz memiliki pemahaman yang sama. Kita berkolaborasi memberikan sosialisasi kepada masyarakat.” Jelas Nelson.

“Jika hoax soal vaksin ini dapat diberantas, maka pasti masyarakat tidak akan termakan dengan isu-isu tidak benar, dan mereka akan berani untuk melakukan vaksinasi.” Pungkasnya. #[KP].

No More Posts Available.

No more pages to load.