JAKARTA (kabarpublik.id) – Dewan Juri Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2026 mulai melakukan proses seleksi terhadap karya-karya jurnalistik yang masuk pada kategori khusus “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”.
Tahapan penjurian diawali dengan inventarisasi dan verifikasi administrasi, kemudian dilanjutkan dengan penilaian kualitas jurnalistik, orisinalitas, kedalaman liputan, relevansi tema, serta dampak karya terhadap masyarakat.
Hingga hari terakhir penerimaan karya pada Jumat (31/7/2026), jumlah peserta yang mengikuti dua kategori khusus tersebut telah melampaui 100 karya. Karya yang diterima berasal dari berbagai platform media, mulai dari media cetak, media siber, radio, hingga video.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, mengatakan ajang Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2026 menjadi ruang bagi insan pers untuk menghasilkan karya berkualitas yang mampu memberikan manfaat bagi publik sekaligus mendokumentasikan perjalanan pembangunan Jakarta.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bentuk kontribusi jurnalis dalam merekam transformasi Jakarta menjelang usia ke-500 tahun pada 2027.
“Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2026 bukan hanya ajang penghargaan, tetapi juga wadah bagi jurnalis untuk menghadirkan karya yang menginspirasi dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Momentum ini menjadi kontribusi nyata insan pers dalam menyongsong lima abad Jakarta,” ujar Kesit di Sekretariat PWI Jaya, Jumat (31/7/2026).
Ketua Panitia MHT PWI Jaya 2026, Arman Suparman, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Ia menyebut jumlah karya yang masuk terus bertambah hingga menjelang batas akhir pengiriman.
“Respons insan pers sangat luar biasa. Lebih dari 100 karya telah kami terima dari berbagai jenis media. Kami mengimbau peserta yang belum mengirimkan karya agar segera menyelesaikan proses pengiriman sebelum batas waktu berakhir,” kata Arman.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri kategori khusus, Bagus Sudarmanto, menjelaskan bahwa tim juri telah memulai proses seleksi awal guna mempercepat tahapan penilaian setelah masa penerimaan karya ditutup.
Menurutnya, karya yang dinilai tidak hanya harus memenuhi standar jurnalistik yang baik, tetapi juga mampu memberikan perspektif mendalam mengenai pembangunan Jakarta dan pentingnya literasi keuangan masyarakat.
“Kami berharap karya-karya yang masuk mampu merekam transformasi Jakarta menuju lima abad sekaligus memperkuat pemahaman publik mengenai peran Bank Jakarta dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2026 menghadirkan dua kategori khusus sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027 serta upaya meningkatkan literasi masyarakat terkait sektor keuangan daerah.
Panitia menegaskan bahwa penerimaan karya ditutup pada Jumat (31/7/2026) pukul 23.59 WIB. Seluruh karya yang diterima sebelum batas waktu akan diverifikasi dan dilanjutkan ke tahap penjurian hingga penetapan pemenang.
Pemenang Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2026 akan diumumkan pada malam penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung setelah seluruh proses penilaian selesai.





