Breaking News
Live Update Berita Terkini

Kota Tua Jakarta Perbanyak Spot Foto untuk Tarik Minat Anak Muda Lestarikan Budaya Betawi

Minggu, 14 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Seorang anak bermain ular tangga dalam kegiatan Berkain pada akhir pekan di Kota Tua, Jakarta Barat menjelang HUT ke-499 DKI, Jakarta, Minggu (14/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Dengarkan dgn suara Siap
2.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta terus berupaya menarik minat generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya Betawi. Salah satu strategi yang dilakukan adalah menghadirkan lebih banyak spot foto menarik yang sesuai dengan tren media sosial.

Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, mengatakan generasi muda saat ini cenderung tertarik pada destinasi yang mudah diakses, memiliki banyak lokasi fotogenik, serta menawarkan pengalaman yang dapat dibagikan di media sosial.

“Anak muda biasanya menyukai tempat yang gratis, memiliki spot foto menarik, mudah dijangkau, dan berpotensi menjadi konten viral,” kata Denny saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Minggu (14/6).

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi salah satu cara efektif untuk mengenalkan sejarah Jakarta dan budaya Betawi kepada generasi muda. Dengan demikian, identitas budaya lokal dapat tetap terjaga di tengah derasnya pengaruh budaya global dan perkembangan media sosial.

Denny menilai anak muda saat ini banyak terpapar berbagai tren dari luar negeri melalui platform digital. Karena itu, pengelola kawasan berupaya menghadirkan ruang yang dapat menghubungkan tren modern dengan kekayaan budaya lokal.

Selain menawarkan pengalaman wisata sejarah, Kota Tua juga menyediakan berbagai destinasi yang diminati kalangan muda, seperti wahana rumah hantu, kafe jamu Aracaki, hingga gerai es krim Tianlala.

Tak hanya itu, berbagai kegiatan budaya dan komunitas rutin digelar di kawasan tersebut. Salah satunya adalah program “Berkain” yang mengajak pengunjung mengenakan kain tradisional saat mengunjungi museum dan ruang publik di Kota Tua.

Melalui berbagai program tersebut, pengelola berharap pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto atau membuat konten media sosial, tetapi juga memahami sejarah Jakarta dan mengenal lebih dekat budaya Betawi sebagai bagian penting dari identitas ibu kota.

Kawasan Kota Tua menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Pada akhir pekan, jumlah pengunjung dapat mencapai 10.000 hingga 20.000 orang per hari. Angka tersebut biasanya meningkat signifikan saat musim liburan.

No More Posts Available.

No more pages to load.