Kemenhut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Aksi Iklim Lewat Inovasi Digital

Jumat, 27 Mar 2026
Youth Talk Take Action (YTTA) dengan tema “From Scroll to Impact”. (Sumber: kemenhut.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
23.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Pemerintah terus memperkuat peran generasi muda dalam pelestarian hutan dan aksi iklim melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini diwujudkan lewat program Youth Talk Take Action (YTTA) bertema “From Scroll to Impact”.

Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, Indra Exploitasia, mengatakan generasi muda didorong tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga pencipta perubahan di ruang digital.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi followers, tetapi juga trendsetter dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan konten yang positif dan berdampak,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti lebih dari 650 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan menyusun prompt yang efektif untuk mengoptimalkan penggunaan Artificial Intelligence (AI). Materi ini menekankan pentingnya kualitas instruksi dalam menghasilkan konten yang relevan dan bermanfaat.

Pendekatan ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar alat instan, melainkan teknologi yang membutuhkan strategi penggunaan agar dapat mendukung komunikasi, kampanye lingkungan, hingga pengembangan solusi inovatif.

Indra menjelaskan, YTTA dirancang sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inspirasi bagi generasi muda agar mampu menghadirkan solusi nyata terhadap isu kehutanan dan perubahan iklim.

“Program ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem generasi muda yang peduli terhadap isu lingkungan,” katanya.

Pelaksanaan program ini melibatkan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) yang bekerja sama dengan Binar Academy dan Microsoft.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi digital sekaligus mendorong inovasi berbasis teknologi untuk keberlanjutan lingkungan.

Ke depan, Kementerian Kehutanan berkomitmen terus membuka ruang pembelajaran dan kolaborasi agar generasi muda Indonesia dapat menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi perubahan iklim dan degradasi hutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.