KABUPATEN BONE BOLANGO SIAPKAN DUA SKENARIO DALAM PENENTUAN SHOLAT ID

Minggu, 17 Mei 2020
Bupati Bone Bolango melakukan rapat dengan tokoh Agama, tokoh masyarakat serta instnasi terkait soal pelaksanaan sholat id di lapangan
Dengarkan dgn suara Siap
9.6K pembaca

Laporan : Rifaldy Happy (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

BONEBOL [KP] – Pemerintah Bone Bolango menyiapkan 2 skenario menghadapi pelaksanaan Sholat Id. Kesimpulan ini diambil setelah menggelar rapat terbatas dengan sejumlah tokoh agama, tokoh adat, serta Tim Gugus Tugas Bone Bolango yang berlangsung di kediaman Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, di Desa Popodu, Kecamatan Tapa.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou, menyampaikan jika penyebaran Covid-19 menurun, maka pelaksanaan Sholat id bisa dilaksanakan dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan.

“Jadi ada 2 skenario yang telah disiapkan pemerintah, jika Gorontalo masih tetap terus zona merah Covid-19, mewaspadai hal tersebut kita tetap melarang pelaksanaan Sholat id, tapi kalaupun terus terjadi penurunan Covid-19 di Gorontalo khususnya Bone Bolango maka dimungkinkan pelaksanaan Sholat id bisa dilaksanakan dilapangan terbuka tiap kecamatan satu lapangan dengan syarat dan ketentuan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan Covid-19,” tutur Hamim, Sabtu (16/05/2020).

Hamim Pou menjelaskan, beberapa poin penting yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan Sholat id.

“Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sebelum itu diizinkan pertama harus mengikuti protokol kesehatan Covid 19, seperti contoh seluruh jamaah harus tetap menggunakan masker, panitia kecamatan harus menyiapkan alat pengukur suhu minimal 4 buah dan menyediakan alat cuci tangan, sabun di semua sudut lapangan, selanjutnya pelaksanaan Sholat Id itu diperlambat dari biasanya mulai jam 7 ini kita sarankan jam 8,” jelas Hamim.

“Terpenting adalah kami minta harus ada fakta integritas, jaminan dari semua panitia penyelenggara Sholat Id dilapangan masing-masing kecamatan untuk mematuhi segala ketentuan tersebut. Tanpa fakta integritas Sholat Id di lapangan, maka kemungkinan kita tidak mengizinkan pelaksanaan Sholat Id dilapangan tesebut,” tambahnya. #[KP/HMS]

No More Posts Available.

No more pages to load.