Breaking News
Live Update Berita Terkini

Jelang Nataru, Persediaan BBM Nasional Dipastikan Aman

Selasa, 25 Nov 2025
Editor: admin
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya. Repro Parlementaria
Dengarkan dgn suara Siap
12.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional aman dan terkendali. Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Dirjen Migas Kementerian ESDM, BPH Migas, Pertamina Patra Niaga, dan Elnusa Petrofin, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Melalui konferensi pers yang digelar usai rapat, dikutip Selasa (25/11/2025), Bambang menyatakan, semua pihak telah memberi laporan lengkap terkait kondisi perminyakan nasional. Prinsipnya pelayanan BBM tidak mengalami kendala, distribusi telah dipulihkan, dan stok nasional ada pada level aman.

“Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa pelayanan BBM nggak ada masalah. Barangnya ada. BBM nasional dijamin aman,” katanya.

Komisi XII sebelumnya meminta laporan utuh terkait situasi BBM nasional, termasuk penanganan keterlambatan distribusi yang sempat terjadi pekan lalu di sejumlah daerah. Menurut Bambang persoalan itu disebabkan kendala logistik dan kini telah diselesaikan Pertamina Patra Niaga.

“Problem yang sempat terjadi itu kini sudah tidak masalah, dalam proses pemulihan. Stok BBM nasional aman, dan persoalan distribusi sudah diselesaikan,” tegas politisi Golkar itu.

Komisi XII juga mendalami sejumlah poin teknis, termasuk realisasi kuota subsidi dan rencana relaksasi kuota oleh BPH Migas yang memungkinkan penyesuaian kuota antar-kabupaten/kota, agar penyaluran merata dan sesuai kebutuhan wilayah.

Sementara itu Dirut Pertamina Patra Niaga Mars, Ega Legowo Putra, menegaskan kesiapan penuh menghadapi lonjakan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dia memastikan ketersediaan BBM dan LPG terus ditingkatkan hingga akhir November, termasuk menambah produksi kilang dan melakukan impor.

Per hari ini, stok nasional berada di posisi 20,2 hari dan sedang dinaikkan menuju 21–22 hari. Tambahan produksi Pertalite diperkirakan mencapai 1,4 juta barel.

Untuk memperkuat distribusi, Patra Niaga menyiapkan beberapa hal, meliputi tambahan armada kapal untuk pengiriman ke depo; 346 unit mobil tangki tambahan, mobil tangki kantong di titik-titik strategis, terminal BBM yang beroperasi hingga Sabtu–Minggu, 1.800 SPBU beroperasi 24 jam mulai 15 Desember, dan penambahan awak mobil tangki untuk mempercepat penyaluran.

Sementara Dirjen BPH Migas menambahkan, Posko Satuan Tugas Nataru akan dibuka lebih awal dan berlangsung lebih panjang dibanding tahun sebelumnya, karena jarak waktu antara Natal 2025 dan Idul Fitri 2026 berdekatan, sehingga kebutuhan stok harus dijaga secara ketat sepanjang akhir tahun.

BPH Migas juga menegaskan, pengawasan kualitas BBM dilakukan secara reguler bersama Lemigas dan Pertamina, termasuk klarifikasi isu kualitas BBM berisi air beberapa waktu lalu—yang setelah dicek langsung di lapangan, terbukti tidak benar.

Bambang Patijaya minta masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir terhadap isu kelangkaan. “Kalau kemarin ada keterlambatan, itu murni persoalan logistik. Sekarang sudah selesai. Kami pastikan BBM aman, pelayanan tidak masalah, dan semua pihak bekerja menjaga kenyamanan masyarakat jelang akhir tahun,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.