Juru bicara Kemlu Iran Esmail Baghaei mengatakan pada Kamis (18/6) bahwa “Memorandum Islamabad” telah resmi ditetapkan setelah ditandatangani oleh Teheran dan Washington, menurut laporan kantor berita Mehr.
Ia mengatakan kesepakatan tersebut akan ditandatangani secara digital.
Baghaei juga menegaskan bahwa perundingan berdasarkan MoU itu hanya akan berfokus pada isu nuklir dan pencabutan sanksi.
Kedua pihak akan menggelar perundingan hingga 60 hari dan jika diperlukan akan diperpanjang mengingat kompleksitas isu yang dibahas.
Baghaei mengatakan komitmen AS untuk mencabut blokade lautnya mulai berlaku setelah perundingan mendesak yang dilakukan menyusul serangan Israel ke wilayah selatan Beirut di Lebanon serta ancaman balasan dari Iran.
Ia menambahkan bahwa kapal-kapal Iran telah keluar-masuk pelabuhan “tanpa masalah,” yang menurutnya menjadi tanda bahwa komitmen AS mulai dijalankan.
Baghaei mengatakan komitmen Iran terkait Selat Hormuz akan mulai berlaku setelah MoU tersebut ditandatangani dan diimplementasikan.
Sumber: Anadolu (ant)




