Laporan : Tim KP (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – FKPT (Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme) Gorontalo malam tadi, Jumat, 18 September 2020 melakukan pertemuan dengan Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar bertempat di hotel Maqna Kota Gorontalo.
Pertemuan tersebut berlangsung secara internal dengan membahas hal-hal sekitar Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Terorisme dan Radikalisme di Gorontalo.
Ketua FKPT Prof. Ani Hasan dalam pertemuan itu menyampaikan berbagai kegiatan yang sifatnya koordinasi dengan berbagai stakeholder baik menyangkut potensi maupun upaya-upaya penguatan pencegahan teroris serta realisasi program kerja 2020 yang ditetapkan BNPT.
Menurut Ani Hasan, akibat pandemic Covid-19, beberapa program kerja terpaksa dibatalkan dan akan dijadwalkan Oktober medatang.
Sementara Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam arahannya meminta FKPT terus meningkatkan koordinasi dengan melibatkan lebih banyak pihak. Menurut Boy Rafli, FKPT memiliki jaringan yang luas karena pengurusnya terdiri dari berbagai unsur di masyarakat. Dirinya juga berharap pemerintah daerah melibatkan FKPT pada setiap kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme di wilayahnya.
“Kerjasama akan memudahkan deteksi dini timbulnya bibit terorisme dan radikalisme”, kata Boy.
Pertemuan yang juga diisi dengan diskusi seputar kebangsaan, keagamaan dan keadilan dihadiri oleh pengurus FKPT diantaranya Prof. Ani Hasan, Lukman Laliyo, Dedy Paliyama, Thalha Dangkua, Nursyah Bone, Mohktar Admad, Arten Mobonggi, Kasim Maliu dan Deswerd Zougira.
Sementara Siang ini Boy Rafli Amar akan menyerahkan penghargaan BNPT ke desa Banuroja, desa Sari Murni, desa Manunggal Karya, dan desa Sidorukun, kecamatan Randangan serta FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) kabupaten Pohuwato.
Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar didampingi Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas BNPT, Bangbang Surono.#[KP/Ril]





