Dinas P2PA Provinsi Gorontalo Gencar Sosialisasikan Dampak Medsos pada Anak

BERITA, DAERAH, GORONTALO140 Dilihat

Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Provinsi Gorontalo terus menggencarkan sosialisasi tentang kekerasan terhadap anak.

Kali ini, sosialisasi yang bertajuk “Persepsi Orang Tua Terhadap Anak Sebagai Pengguna Media Sosial – TikTok dalam Menjaga Harkamtibmas di Gorontalo” dilaksanakan di Meeting Room Sakina, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (14/06/2024).

Kepala Dinas P2PA, dr. Yana Yanti Suleman, dalam kesempatan itu, menyampaikan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan segera dari semua pihak.

“Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat,” ujar dr. Yana.

Data terbaru mengungkapkan bahwa total jumlah korban kekerasan dengan status anak mencapai 202 orang di Provinsi Gorontalo. Angka ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan.

“Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak secara optimal,” ucapnya.

Dalam sosialisasi ini, dr. Yana juga menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka di media sosial.

Menurutnya, media sosial memiliki dua sisi yang bisa memberikan manfaat maupun risiko serius bagi perkembangan anak.

“Media sosial seperti TikTok bisa menjadi sarana kreativitas dan edukasi, namun juga bisa menjadi pintu masuk bagi berbagai ancaman seperti perundungan siber dan konten tidak pantas. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memahami bagaimana mengawasi dan membimbing anak-anak dalam menggunakan media sosial secara bijak,” terangnya.

dr. Yana berharap melalui sosialisasi ini, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan media sosial oleh anak-anak akan meningkat, sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih bijak dan aman dalam berinteraksi di dunia digital.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para orang tua dapat lebih aktif dan peduli dalam mendampingi anak-anak mereka menggunakan media sosial, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan positif,” pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar