Dinas P2PA Provinsi Gorontalo Berupaya Keras Mencegah Perkawinan Dini

BERITA, DAERAH, GORONTALO59 Dilihat

Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Provinsi Gorontalo terus berupaya untuk mencegah praktik perkawinan dini di wilayah Gorontalo.

Kepala Dinas P2PA, dr. Yana Yanti Suleman, S.H., M.H., M.KM, menegaskan komitmen mereka dalam menangani masalah ini yang telah lama menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat.

Menurut dr. Yana, praktik perkawinan dini memiliki dampak yang serius terhadap kesejahteraan anak dan remaja, termasuk risiko kesehatan fisik dan mental, putus sekolah, serta ketidakstabilan ekonomi.

Olehnya itu kata dia, Dinas P2PA Provinsi Gorontalo terus mengembangkan program-program pencegahan yang berfokus pada edukasi, kesadaran, dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu langkah yang diambil adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan perlindungan anak melalui kampanye publik, seminar, dan lokakarya yang melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga pemuka agama.

dr. Yana berharap, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pesan-pesan mengenai bahaya perkawinan dini dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

“Kami terus berupaya keras untuk mencegah perkawinan dini di Provinsi Gorontalo melalui berbagai program dan kegiatan edukasi yang ditujukan kepada masyarakat. Kami percaya bahwa dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan perlindungan anak, kita dapat mengurangi angka perkawinan dini dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” ujar dr. Yana.

Lebih lanjut, dr. Yana mengungkapkan bahwa Dinas P2PA Provinsi Gorontalo juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait dan organisasi non-pemerintah untuk menyediakan layanan konseling, bantuan hukum, dan dukungan psikososial bagi individu yang rentan terhadap perkawinan dini, serta bagi mereka yang telah menjadi korban dari praktik tersebut.

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan perkawinan dini bukanlah tugas yang mudah, namun dengan kerjasama yang solid dan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, mereka yakin dapat membuat perubahan positif yang signifikan dalam melindungi hak-hak anak dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Sementara itu, dalam menghadapi tantangan ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga terus memperkuat kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk mendukung implementasi program-program perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.

Dengan langkah-langkah yang berkelanjutan dan komprehensif, Dinas P2PA Provinsi Gorontalo optimis bahwa mereka dapat membawa perubahan yang nyata dalam memerangi praktik perkawinan dini dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung bagi anak-anak dan remaja di wilayah Gorontalo.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar