Laporan : Rijali (JMSI)
Editir : Mahmud Marhaba
RAJA AMPAT [KP] – Jumlah perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus bertambah. Berdasarkan update ODP COVID-19 per 27 Maret 2020 di Raja Ampat bertamba 1 (satu) dari sebelummya 10 (sepuluh) total semua 11 (sebelas) orang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Jubir Satgas Covid-19, dr. Rosenda, SP., PD, ketika konfrensi pers, Jum’at (27/03/2020).
- Membahayakan, Pendakian Gunung Marapi Akan Ditutup Permanen
- Serahkan 18 Mesin Bajak Pokir Anggota DPRD Sumbar, Bupati Eka : Bantuan Ini Turut Sukseskan Progul Bajak Sawah Gratis
- [TRENDING PUBLIK] : SIANG INI, KEPALA DAERAH SE PROVINSI GORONTALO HADIRI RAPAT PEMBAHASAN PENGELOLAAN RISIKO BANJIR GORONTALO DI KANTOR BAPPENAS

“Total ODP di Raja Ampat sebelas orang, sementara Pasien Dalam Pemantauan (PDP) tetap sama seperti sebelumnya atau belum ada”, terang Rosenda. Meski begitu, Rosenda menghimbau, masyarakat tidak perlu panik karena ODP ini bukan positif corona.
“Dan jika ada informasi terkait covid yang menyebar di media sosial maupun elektronik jangan langsung percaya,” imbunya.
Lanjutnya, sejauhi ini dari hasil pemeriksaan belum ada temuan Pasien kategori PDP.
“Sekali lagi ODP itu bukan positif corona, dan ODP itu akan dilakukan karantina di rumah masing-masing selama empat belas hari dan tetap dalam pantau tim medis,” terangnya.#[KP]






