CEGAH PENYEBARAN CORONA, PEMDA TUNDA GELAR PULANGA BUPATI POHUWATO

Minggu, 29 Mar 2020
Dengarkan dgn suara Siap
8.6K pembaca

Laporan : Jundi Dai (JMSI)
Editor : Mahmud Marhaba

POHUWATO [KP] – Situasi penyebaran virus Covid-19 atau Corona yang hingga kini masih mencekam dan tak menentu membuat Pemerintah Daerah bertidak tegas, termasuk rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga, yang sejogyanya akan dilaksanakan, Senin besok, 30 Maret 2020, terpaksa ditunda.

Penundaan ini disampaikan oleh Sekda Pohuwato, Djoni Nento, di ruang kerjanya, Jum’at (27/3/2020).

Dikatakannya, berdasarkan rapat pada tanggal 9 Maret, telah disepakati dan bahwa acara penganugerahan gelar adat Pulanga Bupati Pohuwato akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2020.

“Semula hasil musyawarah adat pada tanggal 9 Maret menetapkan bahwa penganugrahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Pohuwato tanggal 30 Maret. Namun, terpaksa harus ditunda,” jelas Djoni Nento.

Alasan penundaan kata Djoni adalah pihaknya masih terfokus pada anjuran pemerintah pusat untuk menangani dan mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Corona. Sehingga harus ditunda dan akan dijadwalkan kembali.

“Pemerintah daerah mempertimbangkan situasi nasional terkait cepatnya penyebaran virus Covid-19 atau Corona. Sebab itu ditunda dan akan dijadwalkan kembali,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato bersama unsur Forkopimda dibawah komando langsung Bupati Syarif Mbuinga, sangat fokus pada pencegahan penyebaran virus Covid-19 atau corona di Kabupaten Pohuwato. Berbagai upaya dilakukan sebagai bagian dari kebijakan menghadapi serangan virus Covid-19.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.