Breaking News
Live Update Berita Terkini

BPDP Kenalkan Produk Hilir Sawit kepada Generasi Muda di Indonesia City Expo 2026

Sabtu, 18 Jul 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
2.8K pembaca

MEDAN (kabarpublik.id) – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kelapa sawit melalui partisipasinya pada Indonesia City Expo (ICE) ke-22. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Kota Medan.

Indonesia City Expo 2026 yang digelar pada 1–3 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, pelaku usaha, serta UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui pameran ini, pemerintah kota diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan promosi dan pemasaran produk unggulan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, BPDP menghadirkan stan pameran yang menampilkan beragam produk hilir sawit hasil karya UMKM binaan. Tidak hanya itu, BPDP juga menggelar talkshow edukatif yang diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Medan serta para pengunjung pameran. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi hilirisasi kelapa sawit sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kontribusi industri sawit terhadap perekonomian nasional.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan keikutsertaan BPDP dalam Indonesia City Expo merupakan bentuk komitmen lembaga untuk memperluas akses promosi dan pemasaran produk UMKM berbasis sawit.

“Melalui keikutsertaan dalam Indonesia City Expo 2026, BPDP ingin memperkenalkan berbagai produk UMKM berbasis sawit yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Kami juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai potensi hilirisasi sawit dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional,” ujar Helmi.

Helmi menambahkan, sektor kelapa sawit masih menyimpan potensi besar untuk dikembangkan oleh UMKM di berbagai daerah. Menurutnya, pengembangan UMKM berbasis sawit sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kolaborasi BPDP dengan pemerintah daerah melalui forum APEKSI diharapkan semakin memperkuat ekosistem pengembangan UMKM sawit di berbagai wilayah. Selain memperluas jejaring usaha, sinergi tersebut juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit melalui hilirisasi yang berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.