Laporan : Kontributor Humas Makassar
Editor : Mahmud Marhaba
MAKASAR (KP) – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Ridwan Yasin, Melakukan pembinaan pada Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Lingkup Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Makassar bertempat di Ruang Rapat Kantor Penghubung Makassar, Jl. Gunung Merapi No. 116 Makassar.
Diawali dengan sambutan Oleh Moh. Agung Sugiarto selaku Pelaksana Tugas Kepala Sub Bidang (Plt. Kasubid) Penghubung Makassar yang menyampaikan keadaan Staf Penghubung Makassar selanjutnya meminta Kepala BKD Provinsi Gorontalo untuk memberikan Pembinaan dan pengarahan kepada seluruh Staf ASN dan PTT lingkup Kantor Penghubung makassar. Kegiatan ini di hadiri pula oleh, Husni Jusuf (Sekretaris BKD), Sumarto Biki (Kabid Mutasi), Sri Wahyuni Dg. Matona (Kabid Pengembangan), Fried Dewi A. (Kasubid Kesejahteraan ASN), Rian (Kasubid P2ASN), Asri Banteng (Pelaksana).
Dalam arahannya, Ridwan Yasin menyampaikan bahwa perpindahan (mutasi) jabatan adalah hal yang wajar dan hal tersebut berlaku juga bagi staf dalam lingkup pemerintahan. Diharapkan sebagai seorang pimpinan harus mempunyai jiwa manajerial dalam menjalankan organisasi pemerintahan serta mampu mengayomi seluruh staf untuk menunjang kinerja dan keberhasilan dalam menyelesaikan Tugas dan tanggungjawab dari OPD yang bersangkutan.
Untuk Staf pada OPD yang bersangkutan diharapkan dapat menerima dan bekerja sama dengan pimpinannya dimana hal tersebut sesuai dengan sumpah jabatan saat dilantik menjadi ASN dan untuk Staf PTT walau belum diambil sumpahnya, nanmun saat bergabung pada OPD yang bersangkuta telah di sampaikan hal-hal yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Untuk itu baik staf ASN dan PTT harus taat pada aturan dan pimpinannya dalam mejalankan tugas dan tanggungjawab yang di emban.
Setelah menerima pembinaan dan pengarahan dari Kepala BKD, kegiatan dilanjutkan dengan sosialilsasi e-Siransija oleh Fried Dewi A. dan Sumarto Biki Yang sebelumnya (14/03) telah menyampaikan beberapa hal terkait dengan penerapan e-Siransija. Pada hari kedua ini, Fried Dewi A. menjelaskan lebih rinci tentang e-Siransija serta punishman atas penerapan e-Siransija yang penerapannya mulai digunakan oleh kantor penghubung Makassar beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang dijadwalkan pada 09.30 tanggal 14 Maret 2018 ini sempat tertunda beberapa jam karena banjir yang sempat merendam seluruh ruangan Kantor Penghubung Makassar akibat hujan yang mengguyur kota Makassar sejak tgl 13/03 malam. (Team Humas/KP)





