Laporan : Iswadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Hal ini Bidang Sumber Daya Air gelar Rapat Koordinasi dan sinkronisasi kegiatan dan bidang irigasi kabupaten/kota se – Provinsi Maluku Utara tahun anggaran 2023 dan 2024.yang bertempat di Halmahera Ballroom, Hotel Sahid Bela Ternate, Kamis (13/07/2023)
Ir Syaiful amin Kepala Bidang Sumber Daya Air ( SDA ) Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Maluku Utara selaku panitia dalam laporannya mengatakan bahwa, DAK merupakan Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat dan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional
Ir Syaiful amin juga menyebutkan ada beberapa permasalahan dengan perkembangan pengolahan DAK Irigasi khususnya terkait dengan mekanisme usulan pengajuan menggunakan Elektronik Pengelolaan Aset dan Kinerja Sistem Irigasi (e-PAKSI). Permasalahan tersebut meliputi :
a. Usulan pekerjaan tidak didasarkan pada skala prioritas.
b. Terdapat desain yang tidak sesuai dengan permasalahan di lapangan.
c. Perencanaan Teknis belum lengkap misalnya tidak ada nota desain.
d. Dalam perencanaan tidak mempertimbangkan kesiapan lahan
e. Survei dan Inventarisasi Kondisi Aset Irigasi dan Penilaian Kondisi Irigasi (e-Paksi) belum
bisa dilaksanakan secara baik
f. Survei dan Inventarisasi Kondisi Aset Irigasi dan Penilaian Kondisi Irigasi (e-Paksi)
dilaksanakan oleh pihak lain.
Lanjut Sayiful, Elektronik Pengelolaan Aset dan Kinerja Sistem Irigasi (e-PAKSI) merupakan aplikasi berbasis android yang digunakan untuk pengambilan data survey inventarisasi aset jaringan irigasi, aset non jaringan irigasi, dan kinerja aset irigasi.

“Rapat Koordinasi dan Sosialisasi DAK Bidang Irigasi Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan sinergi penyelenggaraan kegiatan DAK bidang Infrastruktur irigasi antara pemerintah pusat,provinsi dan kabupaten/kota dalam kemitraan pengelolaan SDA untuk mendukung program kedaulatan pangan nasional dengan mewujudkan penyediaan surplus beras di tahun mendatang,”Ucapnya
Syaiful berharap nantinya dapat menambah wawasan pemikiran kita, terkait mekanisme usulan DAK Irigasi, agar tidak ada lagi kendala dalam hal menyiapkan materi-materi usulan, sebagaimana yang telah diatur dalam Petunjuk Teknis Pengelolaan DAK.
“Kami mengajak Bapak dan Ibu Peserta untuk dapat memanfaatkan moment ini dengan sebaik-baiknya, untuk lebih memahami mekanisme pengajuan usulan DAK Bidang irigasi pada tahun-tahun yang akan datang.
Adapun biaya operasional pelaksanaan kegitan ini, bersumber dari DPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2023″, Harapnya
Ir Syaiful Amin Selaku pelaksana kegiatan DAK Bidang Irigasi di Provinsi Maluku Utara dari bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara juga akan selalu berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan bagi SDM pelaksana baik secara administrasi, keuangan dan yang terpenting pengetahuan teknis, agar pengelolaan DAK BIdang Irigasi dapat dilaksanakan dengan baik.
Iswan Idrus selaku sekertaris PUPR Provinsi Maluku Utara membacakan sambutan sekertaris daerah sekaligus membuka acara kegiatan Rakor. Dalam sambutannya DAK merupakan Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat dan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional.
Iswan juga menambahkan, Dari program yang akan dibiayai DAK tersebut kemudian diupayakan untuk disinergikan dengan program-program nasional yang dibiayai APBN, atau program yang ditangani daerah sendiri melalui pendanaan APBD.
“Sejalan dengan itu, untuk lebih menjamin adanya kesinambungan dan lebih optimalnya hasil pembangunan di daerah, maka Pemerintah Pusat telah menegaskan kepada masing-masing daerah menyusun Rencana Program dan Investasi Jangka Menengah (RIPJM) pada masing-masing subbidang, sehingga jelas terinci mana saja yang dibiayai APBD dan mana yang dibiayai oleh DAK”Tuturnya
Sesuai Petunjuk Teknis Penggunaan DAK, Menteri PU dan DPR-RI melalui Panitia Kerja (Panja) dalam berulang kali rapatnya mengingatkan agar dana ini dimanfaatkan lebih terarah, optimal, efektif, efisien. Dan yang lebih penting adalah dapat sejalan dengan prioritas nasional, serta tidak tumpang tindih dengan program yang dibuat pemerintah daerah.
Menurut Sekertaris bahwa Secara nasional sesuai target RPJMD tahun 2024 untuk pembangunan jaringan irigasi harus mencapai 45 persen, ternyata pada Tahun 2022 pencapaian sudah 47,67 persen dan sudah melebihi target.
“Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN Tahun 2023 sebesar Rp86 miliar” Imbuhnya
iswan Idrus sekertaris PUPR juga merincikan Dana Alokasi Khusus akan diperuntukkan bagi dua bidang yaitu bidang pengelolaan sumber daya air dan program pembangunan ruas jalan yang tersebar di daerah Maluku Utara.
“Bagi program bidang pengelolaan sumber daya air dengan total anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi yang terdiri dari jaringan irigasi Wayamli Rp15,5 miliar, rehabilitasi jaringan irigasi Goal sebesar Rp8,7 miliar dan Kobe sebesar Rp6,9 miliar.” Tandasnya
Iswan Idrus dalam sambutannya juga menjelaskan bahwa Kebutuhan infrastruktur di Maluku Utara, masih sangat banyak, tidak sebanding dengan kemampuan daerah untuk dapat memenuhi target secara nasional. Masih banyak fasilitas dan sarana pendukung bidang irigasi yang masih harus dibangun, di seluruh wilayah Kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.
“Saya sangat mengharapkan agar para peserta Rapat Koordinasi ini, mampu memanfaatkan moment ini, untuk dapat bersinergi, menyerap informasi dan sharing pengalaman, dengan didampingi oleh para narasumber yang terpercaya,”pungkasnya
Pada pembukaan kegiatan Rakor kali ini juga di barengi dengan penyerahan cendra mata dari pemerintah provinsi Maluku Utara kepada ibu Kepala Bidang Pelaksana DAK Sumber Daya Air, Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Ibu Nova Dorma Sirait, ST., MT.
Dan narasumber dalam kegiatan ini yaitu :
Kepala Bidang Pelaksana DAK Sumber Daya Air, Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Ibu Nova Dorma Sirait, ST., MT, dan bapak Ari Sugeng Prasetyo, ST, MT. #[KP]





