Laporan : Iswadi / Editor : YR
SOFIFI [kabarpublik.id] – Untuk menggenjot pendapatan Daerah di bidang Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas DKP Provinsi Maluku Utara telah memasang target penting dalam RPJMD sesuai dengan tahapan – tahapan yang telah diatur. Kamis (19/08/2021)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propinsi Maluku Utara, Abdullah Assegaf mengatakan, setelah dilantiknya menjadi kepala Dinas dedinitif, ada target – target yang akan harus dicapainya serta melanjutkan apa yang telah di programkan oleh Kepala Dinas terdahulu.
“Pada awal tahun ini, saya masih tetap melanjutkan program dari mantan Kadis Almarhum Buyung Rajilun karena program itu sudah ada didalam Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” Katanya saat di temui awak media kemarin seusai pelantikannya sebagai kepala Dinas Definitif oleh Gubernur Maluku Utara AGK.
Abdullah Assegaf adalah mantan kepala Bidang tangkap di Dinas Kelautan Dan Perikanan jadi dia paham betul apa yang selalu meresahkan Masyarakat Nelayan Di Propinsi Maluku Utara dan beliau juga punya target untuk genjot kebutuhan nelayan melalui seluruh bidang yang ada di DKP.
Kepala DKP Propinsi Malut Abdullah Assegaf yang biasa di sapa aba ini punya target utama dalam satu tahun awal ini yakni akan kembangkan infrastruktur sentral – sentral Produksi di seluruh pelabuhan perikanan.
“Saya akan kembangkan dan membangun sentral – sentral Produksi di seluruh Pelabuhan Perikanan yang ada di propinsi Maluku Utara melalui Bidang Perikanan Tangkap,”Ucapnya
Beliau juga akan menstabilkan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat dan akan mengkampanyekan Udang vunamet dan membudidayakannya.
“Target selanjutnya yaitu dalam pelaksanaan pelayan karena di DKP kita punya bidang yang namanya perikanan Budidaya maka kita akan mengkampanyekan Udang Vunamet dan kita juga akan buat usaha budidayanya itulah tujuan kita untuk mengkampanyekan sebab di masyarakat malaku Utara sendiri suka menangkapnya kenapa kita tidak membudayanya,”Tutur Mantan Kepala bidang Tangkap di DKP Propinsi Maluku Utara
Target selanjutnya juga yaitu untuk menjaga mutu ekspor yang ada,menurutnya bahwa pada tahun 202l19, kita di Maluku Utara sudah pernah mengeskpor ikan tuna dan tongkol dan semuanya itu butuh fasilitas pendukung.
“Kita akan menjaga mutu. karena di tahun 2019 sampai sekarang sudah jalankan ekspor ikan tuna dan tongkol serta rumput laut dan ini memerlukan fasilitas pendukung seperti sarana dan prasarana penunjang seeprti pabrik es,Kostor dan juga Air blas Fisher (ABF),”Tandasnya
Target yang berikut adalah mengawasi Zona Kelautan di propinsi Maluku utara.menurut Beliau bhwa untuk mengatasi zonasi ini maka kita harus perkuat di bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).
“Target kita untuk mengawasi wilayah laut melalui bidang PSDKP untuk membasmi Ilegal Fishing yang sekarang ini terjadi di Maluku Utara,”Jelasnya
Di tempat terpisah, Firdaus Muhammad seorang warga nelayan asal kelurahan Guraping kecamatan Oba Utara Kota Tikep mendukung serta mengucapkan terima kasih kepada Kepala DKP propinsi Maluku Utara soal menstabilkan dan membasmi Ilegal Fishing serta membuat sentral – sentral produksi perikanan di semua pelabuhan Perikanan.
“Saya mewakili masyarakat nelayan yang ada di kelurahan Guraping semuanya sangat mendukung program dan target dari Kadis Aba Dula soal basmi ilegal fisihing dan juga program lainnya,”Ungkapnya
Firdaus juga meminta kepada Kadis DKP Propinsi Maluku Utara agar bisa buat satu pelabuhan parkir kapal tangkap masyarakat nelayan Guraping.
“Meminta kepada kepala DKP untuk buat satu pelabuhan parkir untuk kapal tangkap yang ada di kelurahan Guraping,”Tutupnya #[KP]







